Kemelut di Marawi
Tercatat 103 Orang Tewas, Bendera ISIS Dikibarkan di Penjuru Filipina
Kematian yang sudah beredar di penjuru kota itu juga ditandai beredarnya bendera hitam ISIS yang sudah dikibarkan di penjuru Marawi.
Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah memberlakukan darurat militer di seluruh daerah selatan Mindanao itu, yang menjadi rumah bagi 200 ribu orang.
Juru Bicara Kepresidenan Ernesto Abella mengatakan darurat militer akan berlaku kurang lebih hingga 60 hari, namun Duterte mengatakan bisa saja diberlakukan hingga setahun ke depan.
Ratusan ribu warga di Marawi yang terancam nyawanya diminta oleh pemerintah setempat untuk berlindung di rumah masing-masing.
"Saya mohon kepada warga Kota Marawi agar bertahan di rumah dan langsung tiarap jika mendengar bunyi tembakan," pesan Gubernur Lanao del Sur, Mamintal Adiong Jr. (The Guardian/CNN Philippines).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/militer-filipina-dikerahkan-untuk-menggempur-isis-di-marawi-filipina_20170529_193512.jpg)