HUT Kemerdekaan RI

Perempuan di Masa Revolusi, Simak Kisah Remaja Tercantik yang Jadi Mata-mata

Perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaan harus tetap dilakukan untuk menjaga eksistensi Republik ini.

Perempuan di Masa Revolusi, Simak Kisah Remaja Tercantik yang Jadi Mata-mata
(Collectie Stichting Nationaal Museum van Wereldculturen)
Kongres Wanita Indonesia (Kowani) yang diadakan di Jakarta, Juni 1950. 

"Padahal mereka punya kisah sendiri dalam mempertahankan kemerdekaan yang harus ditulis," imbuhnya.

Seperti yang dilakukan oleh Soenarjo Mangoen Poespito.

Saat itu dia baru saja menjabat sebagai ketua Kongres Wanita Indonesia (Kowani) selama tiga bulan.

Soenarjo merasakan betapa pentingnya mengabarkan berita kepada dunia jika Indonesia telah merdeka.

Oleh karena itu, saat mendapat surat undangan dari All Indian's Women Congress yang akan menyelenggarakan pertemuan di Madras, India; dia tak mau ambil pusing.

Soenarjo bergegas menyiapkan kepergiannya ke India meski saat itu tak punya uang dan paspor.

Baca: Kuliner Yogyakarta Memang Mantap! Cobain 5 Menu Ini yang Bikin Kamu Berkeringat!

Baca: Ternyata Caisar Sudah tak Pernah Pulang Sejak Kembali Joget di Layar Kaca

Baca: Iris Bella Dicium Pria Lain, Loh Putus dengan Giorgino Abraham?

Untungnya, Dewi Fortuna berpihak kepadanya.

Halaman
1234
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved