7 Unggahan yang Bisa Mengundang Kejahatan, Nomor 3 Niat Pamer, tapi Akibatnya Bisa Gini
Konsumsi internet sudah menjadi hal wajib, terutama media sosial. Kapan dan dimanapun mereka berada, update informasi selalu dilakukan.
TRIBUNKALTIM.CO - Generasi millennial saat ini tak bisa dilepaskan dengan teknologi.
Konsumsi internet sudah menjadi hal wajib, terutama media sosial.
Kapan dan dimanapun mereka berada, update informasi selalu dilakukan.
Di rumah, sekolah, mall, dan tempat-tempat hiburan bahkan lokasi nongkrong.
Tapi tahu kah kamu bahwa ada banyak hal yang seharusnya dihindari untuk dilakukan saat menggunakan media sosial?
Kebiasaan meng-update semua kegiatan bisa merugikan diri sendiri. Orang yang berniat jahat bisa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan kejahatan.
Dilansir dari Intisari, ada 7 hal yang tidak seharusnya dilakukan untuk menghindari kejahatan.
Baca: Duh, di Kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat Ada 43 Izin Pertambangan dan HTI
Baca: Di Situs Nikah Siri Online, Klien Pria Harus Melalui Prosedur yang Menyeramkan untuk Tes Perjaka
1. Geolokasi

Memberi lokasi pada unggahan merupakan salah satu kebiasaan.
Orang yang berniat jahat kepadamu, bisa saja mendatangi lokasi tersebut.
Lebih baik kebiasaan ini tidak dilakukan lagi. Sebab, orang yang memiliki niat jahat kepadamu akan berusaha memantau.
Baca: Sampah Termanfaatkan, Masyarakat Sekitar TPA Terbantu Bahan Bakar Memasak, Gratis Lagi. . .
2. Data pribadi

Mungkin kamu berniat agar orang-orang mengucapkan selamat ulang tahun saat hari kelahiranmu.
Namun, mencantumkan data pribadi seperti tanggal lahir di media sosial memiliki risiko loh.
Begitu pula dengan nomor telepon. Mungkin kamu berniat agar orang-orang mudah menghubungi, tapi orang yang berniat jahat dapat menggunakan informasi-informasi tersebut untuk menipu dan meretas akun yang kamu miliki.
Sebab, beberapa orang menggunakan nomor telepon dan tanggal lahir untuk menjadi password, dan itu berbahaya.
Baca: Akun Instagramnya Kembali Pulih Setelah Diretas, Egy Maulana Langsung Unggah Foto Ini
3. Foto tiket pesawat, kartu, dan dokumen penting lainnya

Memamerkan tempat hiburan yang sedang kamu kunjungi tak akan menjadi masalah.
Tapi jangan sampai mengunggah foto tiket pesawat. Generasi millennial sering kali melakukan kebiasaan ini.
Tak hanya tiket pesawat, mengunggah dokumen penting lain seperti SIM bahkan kartu kredit pun kerap dilakukan.
Padahal hal itu bisa sangat merugikan. Sesuatu yang memiliki barcode itu adalah dokumen penting.
Meskipun sepele, jangan sampai orang lain mendapatkan informasi tentang kamu.
Baca: Delapan Tahun Gantung Sepatu, Legenda Juventus Siap Merumput sebagai Pemain di Usia 45 Tahun
4. Informasi kerja

Ada beberapa kasus di mana karyawan dipecat karena mengungkapkan informasi tentang pekerjaan. Seperti mengunggah foto file kantor atau tidak sengaja mengungkapkan informasi penting.
Agar aman, tidak usah mengunggah sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan. Jangan sampai atasan atau kolega di kantor kecewa.
Baca: Wuah, Netizen Heboh, Selebram Cantik dan Seksi Ini Unggah Foto di Paris dan. . .
5. Foto “mabuk” atau “vulgar”

Mengekpresikan diri sih lumrah saja. Tapi jangan sampai merugikan diri sendiri.
Sebagai generasi yang cerdas, kamu juga harus bisa menyaring informasi apa yang orang lain perlu tahu tentang kamu.
Jangan sampai mengunggah foto “mabuk” atau “vulgar” ke media sosial.
Foto-foto seperti itu bisa merusak reputasi. Karena pengguna media sosial tidak hanya teman-teman kamu, tapi juga keluarga, rekan kerja, dan khalayak umum.
Baca: Keren, Baru Kemarin Dirilis, Video Musik Agnez Mo Sudah Tembus 2 Juta Penonton
6. Berteman dengan semua orang

Tidak ada persahabatan yang nyata di internet. Hal tersebut dikatakan oleh seorang psikolog.
Jadi kamu tidak perlu berteman dengan semua orang.
Hapus saja kontak berlebihan, pilihlah orang yang benar-benar inginkan untuk terus berkomunikasi.
Baca: Kepiting Bertelur Asal Kaltim Disinyalir Terbang ke Malaysia, Polisi Tetapkan 1 Tersangka
7. Foto anak

Selain anak-anak millennial, orangtua baru biasanya sering mengunggah foto anak mereka di media sosial.
Selain itu, faktor keamanan. Mengunggah foto anak secara berlebihan sama saja membiarkan penjahat mengetaui informasi anak.
Mengunggah dan mengekspresikan diri tak ada salahnya, tapi jangan sampai merugikan diri sendiri bahkan orang lain.(*)