Sport Style
Wah, Komentar Donald Trump Bikin Geger Atlet di Amerika Serikat
Berlutut kala lagu nasional Amerika Serikat berkumandang pertama kali dilakukan oleh pemain American Football.
TRIBUNKALTIM.CO - Pada Jumat (22/9/2017), Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat pernyataan yang membuat geger bintang olahraga Amerika Serikat.
Presiden yang terpilih pada akhir tahun 2016 tersebut mengatakan bahwa Asosiasi Liga Football (NFL) harus memecat siapapun yang protes ketika lagu nasional Amerika Serikat berkumandang.
Bahkan Trump memerintahkan setiap penonton untuk meninggalkan lapangan saat melihat pemain mulai berlutut tanda protes.
Baca juga:
Juarai Jepang Terbuka 2017, Marcus/Kevin Langsung Canangkan Target Selanjutnya
Pemain Borneo FC Ini Tak Sabar Isi Pos Diego Michiels
Derby Kaltim, Pelatih Borneo FC Puji Persiba Balikpapan
LIVE STREAMING - Persib VS Bhayangkara FC, Maung Bandung Tanpa Ezechiel
Jadwal Lengkap Liga Italia 24 September 2017, Waktunya AC Milan Buktikan Konsistensi
Hadapi Persiba, Hal Ini Yang Tak Bisa Dilupakan Pelatih Borneo FC Dari Sosok Lopicic
Napoli dan Juventus Saling Kejar di Puncak Klasemen, Hasil Lengkap Liga Italia
"Meskipun hanya satu pemain. Tinggalkan stadium dan saya jamin apapun akan berhenti. Cukup berkemas dan tinggalkan (stadium)," ujar Trump seperti dikutip BolaSport.com dari BBC.
Berlutut kala lagu nasional Amerika Serikat berkumandang pertama kali dilakukan oleh pemain American Football, Colin Kaepernick, pada 2016 untuk protes atas perlakuan terhadap orang Amerika berkulit hitam.
Ucapan Trump langsung mendapat kecaman dari berbagai kalangan atlet olahraga di Amerika Serikat termasuk pebasket Golden State Warriors, Stephen Curry.
Curry secara terang-terangan menolak datang ke Gedung Putih untuk menghadiri undangan Trump atas kemenangan klubnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/hancurkan-korut_20170920_152421.jpg)