Demi Bayar Utang, Perusahaan Jasa Transportasi Ini Bakal Jual Belasan Hektar Lahan
Awalnya, lahan-lahan tersebut akan digunakan untuk pembangunan pool dan bengkel.
TRIBUNKALTIM.CO - Operator taksi PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) akan menjual sejumlah aset berupa lahan untuk membayar utang dan memperbaiki unit-unit kendaraan.
CEO Express Group Benny Setiawan menjelaskan, perseroan menjual aset lahan yang dianggap tidak produktif.
"Kami baru saja menjual 1 bidang lahan seluas 4 hektar di Daan Mogot. Lahan tersebut sudah tidak dipakai," kata Benny, di kantornya di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (6/10/2017).
Perseroan akan melapor kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setelah transaksi penjualan lahan dilakukan.
Baca juga:
6 Nama Disodorkan Partai Demokrat untuk Pilgub Jatim, Suami Arumi Bachsin juga Dilirik
Pria Ini Hidup dengan Mayat Sang Ibu Selama Bertahun-tahun, Tetangga Minta Polisi Geledah
Curi Motor di Masjid, Pria Ini Tewas Dihajar Massa
BREAKING NEWS - KPK Geledah Kantor Pengadilan Tinggi Manado
Ini yang Diharapkan Fadli Zon saat Anies-Sandi Pimpin Jakarta
Spa Kaum Gay yang Digerebek Itu Sering Didatangi Pengunjung Bermobil Mewah
Petugas Mall Dianiaya Karena Minta Uang Parkir pada Pengendara Mobil Berplat TNI
Selain itu, TAXI juga akan menjual 2 bidang lahan lainnya. Yakni lahan di Cibubur dengan luas 9,3 hektar dan lahan di pinggir jalan raya di Kota Tangerang seluas 1,2 hektar.
Benny mengatakan, perseroan masih memiliki aset yang nilainya besar. Dengan demikian, ia meyakini, penjualan aset ini dapat digunakan untuk menutupi utang perusahaan.
"Dengan menjual aset tidak produktif itu otomatis beban utang kami semakin ringan. Sehingga nanti cashflow perusahaan akan diprioritaskan untuk hal-hal yang lebih produktif, ini yang akan kami lakukan," kata Benny.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/armada-taksi-express_20171008_171831.jpg)