Rabu, 8 April 2026

Butuh 289 Hari Bagi Manusia Untuk Mencapai Mars, Tapi Tantangan Ini Yang Paling Berat

SpaceX, sebuah perusahaan antariksa swasta, misalnya,mengatakan mereka akan meluncurkan misi berawak ke Mars pada tahun 2020.

Ilustrasi Planet Mars dan sejumlah faktanya (masnamedia.com) 

TRIBUNKALTIM.CO - Terbang dan bermukim di Mars? Wow, keren pastinya!

Kita tahu, beberapa organisasi, seperti NASA dan SpaceX, sudah menyatakan ambisi besarnya untuk mendaratkan manusia di planet Mars dalam beberapa dekade mendatang.

Sejumlah lembaga pemerintah dan perusahaan swasta saat ini terus bekerja keras untuk mendaratkan manusia ke Mars. SpaceX, sebuah perusahaan antariksa swasta, misalnya,mengatakan mereka akan meluncurkan misi berawak ke Mars pada tahun 2020.

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) memiliki tugas untuk mendaratkan manusia di Mars mulai 2030-an.

Bila mereka mungkin bisa mencapai prestasi ini, lalu apa yang akan terjadi ketika manusia sampai di sana? Sudah siapkah kita?

Televisi National Geographic bahkan menyiapkan mini seri docudrama bertajuk MARS. Docudrama enam episode ini akan menceritakan tentang kisah fiksi sekelompok kru astronot pesawat ulang alik “Daedalus” berlatar tahun 2033. Misi mereka adalah menjadi manusia pertama yang menginjakkan kaki di planet Mars.

Misi dipimpin oleh Ben Sawyer (Ben Cotton), dengan kru multinasional yang beranggotakan Hana Seung (Jihae), Marta Kamen (Anamaria Marinca), Robert Foucault (Sammi Rotibi), Javier Delgado (Alberto Amman), dan Ameile Durand (Clémentine Poidatz).

Mereka mengemban misi berat untuk melakukan persiapan agar manusia dapat hidup di Planet Merah yang esktrem itu. Pastinya misi tak akan mudah, akan banyak halangan dan rintangan yang menyiksa di depan mata mereka.

Seberapa Jauh

Serapa jauh Mars dari tempat kita tinggal, Bumi? Itulah satu dari sederet pertanyaan yang akan mengemuka di pikiran kita. Berapa lama waktu yang dibutuhkan? Seberapa siap pesawat angkasa yang akan menerbangkan manusia? Siapkah manusia bermukim di sana, dan seterusnya.

Dikutip dari laman InfoAstronomy, untuk menentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai planet tersebut, maka pertama kita harus mengetahui jarak antara dua planet, Bumi dan Mars. Semakin dekat jaraknya, semakin cepat kita bisa sampai ke Mars.

Mars adalah planet keempat dari Matahari, dan yang kedua paling dekat dengan Bumi (planet Venus adalah planet yang berjarak paling dekat). Namun, walaupun Mars planet paling dekat kedua dengan Bumi, jarak antara Bumi dan Mars terus berubah karena kedua planet ini melakukan revolusi mengelilingi Matahari.

Teorinya, jarak yang paling dekat antara Bumi dan Mars satu sama lain adalah ketika Mars berada pada titik terdekatnya dengan Matahari (perihelion) dan Bumi berada pada titik terjauh (aphelion). Ini akan menempatkan kedua planet pada jarak 54.6 juta kilometer satu sama lain.

Namun, posisi terdekat antara Bumi dan Mars di atas tadi belum pernah terjadi dalam sejarah. Pendekatan yang paling dekat antara kedua planet terjadi pada tahun 2003, ketika mereka berjarak 56 juta kilometer satu sama lain.

Selain ada jarak terdekat antara kedua planet, ada juga titik di mana kedua planet berada sangat berjauhan. yakni ketika Mars berada di oposisi dengan Matahari, yakni titik di mana Mars berada di "belakang" Matahari jika ditinjau dari Bumi. Pada titik ini, jarak antara Bumi dan Mars dapat menjadi 401 juta kilometer satu sama lain.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved