Butuh 289 Hari Bagi Manusia Untuk Mencapai Mars, Tapi Tantangan Ini Yang Paling Berat
SpaceX, sebuah perusahaan antariksa swasta, misalnya,mengatakan mereka akan meluncurkan misi berawak ke Mars pada tahun 2020.
Rata-rata jarak antara Bumi dan Mars adalah 225 juta kilometer.
Kecepatan Cahaya
Cahaya bergerak pada kecepatan sekitar 299.792 kilometer per detik. Oleh karena itu, cahaya yang bersinar dari permukaan Mars (jika ada alien yang menyalakan senter misalnya), maka akan butuh waktu beberapa saat untuk mencapai Bumi (atau sebaliknya).
Jika Bumi dan Mars berada di titik terdekat, cahaya lampu senter alien di Mars akan butuh 182 detik, atau lebih dari 3 menit untuk mencapai Bumi. Jika Bumi dan Mars di titik terjauh, maka butuh 1.342 detik, atau lebih dari 22 menit.
Dengan begitu, jika kita naik kendaraan secepat cahaya menuju Mars, rata-rata butuh waktu 12,5 menit.
Namun sayangnya, kendaraan secepat cahaya saat ini tidak ada, atau mungkin belum ada.
Lagi pula, jika naik kendaraan berkecepatan cahaya, kita akan mengalami hal-hal seperti kontraksi, melambatnya waktu (waktu yang kita alami lebih lambat dari waktu di Bumi), dan butuh energi yang sangat banyak untuk melakukannya.
Pesawat Antariksa Tercepat
Pesawat antariksa tercepat yang diluncurkan dari Bumi adalah milik NASA, yakni wahana antariksa New Horizons, yang berhasil terbang lintas dekat Pluto pada 14 Juli 2015 silam.
Pada bulan Januari 2006, wahana antariksa New Horizons meninggalkan Bumi pada kecepatan 58.000 kilometer per jam.
Jika kita naik wahana antariksa New Horizons menuju Mars, maka jika Bumi dan Mars berada di titik terdekat kita akan menghabiskan waktu 942 jam (39 hari) di perjalanan. Dan jika Bumi dan Mars berada di titik terjauh maka membutuhkan waktu 6.944 jam (289 hari) di perjalanan.
Yang Rumit Muncul...
Tentu saja ada masalah dengan perhitungan ini. Perhitungan waktu tempuh jarak antara Bumi dan Mars ini diukur dengan mengasumsikan jarak antara dua planet sebagai garis lurus.
Bumi dan Mars yang mengorbit Matahari selalu bergerak dan berpindah posisi. Sehingga wahana atau roket tersebut perlu mengikuti ke mana posisi planet tujuannya.
Kendala lainnya adalah bahan bakar. Dibutuhkan jumlah bahan bakar yang sangat banyak dan itu cukup menyulitkan. Karena itulah ilmuwan NASA menggunakan sebuah metode yang disebut dengan Hohmann Transfer Orbit atau Minimum Energy Transfer Orbit.
Hal itu bertujuan untuk mengirim pesawat luar angkasa dari Bumi ke Mars dengan kebutuhan bahan bakar seminim mungkin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mars_20171015_100422.jpg)