Jumat, 12 Juni 2026

Anies Baswedan Akhirnya Mengaku Bertemu Pengembang Reklamasi Bareng Prabowo, Ini yang Dibicarakan

Gubernur Anies memastikan pertemuan dengan pengembang itu benar adanya, bukan hoax di media sosial.

Tayang:
Kompas TV
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto memberikan ucapan selamat kepada Anies Baswedan usai dilantik jadi gubernur Jakarta oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/10/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO - Desas-desus mengenai pertemuan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto bertemu pengusaha pengembang reklamasi Jakarta akhirnya terkonfirmasi.

Gubernur Anies memastikan pertemuan dengan pengembang itu benar adanya, bukan hoax di media sosial.

Padahal selama beberapa hari terakhir, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan berkomentar tiap kali ditanya mengenai isu pertemuannya dengan pengembang reklamasi.

Baca: Nah Loh, Iseng Masukkan Kemaluan Suami dalam Botol, Sang Istri Kemudian Menyesal

Kalau bukan memberi jawaban "nanti saja", Anies biasanya hanya tersenyum.

Selasa (24/10/2017) kemarin, Anies akhirnya menanggapi kabar itu.

Dia membenarkan bahwa pernah mengikuti pertemuan dengan pengembang reklamasi di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Benar ada pertemuan itu," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (24/10/2017) kemarin.

Baca: Kerja di Kedai Kopi Bikin Kita Lebih Kreatif?

Anies tidak menyebut secara rinci siapa saja yang hadir dalam pertemuan itu.

Majalah Tempo edisi 22 Oktober 2017 melaporkan, pertemuan itu terjadi pada Agustus lalu. Itu berarti sebelum Anies dilantik sebagai gubernur Jakarta.

Menurut Tempo, dalam pertemuan itu selain tuan rumah Prabowo Subianto, ada dua tamu Prabowo yaitu bos Grup Artha Graha, Tomy Winata, dan pemilik Grup Agung Sedayu yang punya lima pulau reklamasi, yaitu Richard Halim Kusuma.

Baca: Ngeri, Mirip Lapindo, Ada juga Semburan Lumpur Panas di Tasikmalaya

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta dari Gerindra, Muhammad Taufik, juga dilaporkan hadir.

Masih menurut Tempo, Prabowo pada kesempatan itu mempersilakan Tomy Winata menjelaskan tujuan pertemuan.

Tomy lalu memulai percakapan dengan memperkenalkan Richard.

Richard merupakan putra Sugianto Kusuma alias Aguan, bos Grup Agung Sedayu.

Baca: Begini Penjelasan Polda Kaltim Soal Limbah Medis yang Ditemukan di Pantai Kemala Balikpapan

Agung Sedayu merupakan induk PT Kapuk Naga Indah, pemegang izin Pulau A, B, C, D, dan E.

Anies semalam mengatakan, saat pertemuan itu dia hanya mendengar para pengembang memaparkan isu-isu reklamasi.

Dia mengaku hanya mendengarkan saja tanpa berkomentar. Dia juga menegaskan tidak ada kesepakatan apapun yang diambil antara dia dan pengembang.

"Malah kami tidak mau menjawab apa-apa. Saya datang ke situ mereka menjelaskan, ya saya
dengerin saja," kata Anies.

Arahan Prabowo
Anies juga mengatakan, Prabowo memiliki banyak kenalan mulai dari akademisi, politisi, hingga pengusaha.

Dia menganggap wajar kehadiran pengembang reklamasi di kediaman Prabowo.

Namun, Prabowo tidak pernah mengintervensi sikap Anies terkait reklamasi melalui pertemuan itu.

Jokowi dan Prabowo bertemu di Kertanegara 4, Jakarta, Jumat (17/10/2014).(KOMPAS.COM/ FABIAN JANUARIUS KUWADO)
Jokowi dan Prabowo bertemu di Kertanegara 4, Jakarta, Jumat (17/10/2014).(KOMPAS.COM/ FABIAN JANUARIUS KUWADO) ()

Anies mengatakan, pesan Prabowo kepadanya hanyalah menjaga kepentingan publik.

"Pak Prabowo menekankan pokoknya Pak Anies Pak Sandi selalu bergerak untuk kepentingan publik, masyarakat. Jangan dipengaruhi kepentingan lain, 100 persen untuk rakyat dan ikuti semua aturan," ujar Anies.

"Jadi sama sekali tidak ada titipan aneh-aneh," kata Anies.

Baca: Kejeniusannya Membuat Stephen Hawking Justru Menjadi Ateis, Bagaimana dengan Einstein?

Anies dan Sandiaga menjanjikan untuk membatalkan reklamasi sejak masih masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017.

Setelah kini dilantik, Anies masih belum mengungkapkan kepada publik langkah-langkahnya dalam menghentikan reklamasi.

Meski demikian, Anies memastikan komitmennya masih sama dengan ketika masih berkampanye dahulu.

"Anda baca saja janji kampanye kami," kata dia.

Sidak Kantor Kelurahan, Anies Tegur Staf

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Lurah Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (24/10) pagi. Tiba pukul 07.21, Anies langsung menuju ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Namun, Anies mendapati ruang PTSP masih kosong melompong.

Hanya ada satu pegawai kelurahan yang duduk di salah satu kursi tunggu.

 "Pagi, mana lurah?" tanya Anies.

 "Ada Pak," jawab pegawai itu.

"Panggil Pak. Ini masih kosong ya," ujar Anies.

Tak lama kemudian, Lurah Cikini Ati Mediana menemui Anies.

Gubernur lantas bertanya, jam berapa pelayanan PTSP buka.

"PTSP depan situ buka jam berapa?" tanya Anies.

"Pukul 07.30 WIB Pak," jawab Ati.

Setelah itu, Anies meninggalkan ruang PTSP yang kosong.

Dia dan Ati berkeliling kantor kelurahan sampai ke halaman belakang.

 Di sana, Ati menunjukkan kepada Anies persiapannya membuat bank sampah.

Ati menjelaskan bahwa bank sampah itu tidak dibiayai dana APBD melainkan swadaya melalui CSR perusahaan.

Selain itu, Ati juga menunjukkan adanya lahan kosong yang ingin dijual warga.

Ati sudah menganjurkan kepada Pemkot Jakarta Pusat untuk membeli lahan itu untuk dijadikan fasilitas umum seperti RPTRA atau puskesmas.

"Ternyata di kelurahan ini belum punya puskesmas dan tidak ada RPTRA. Nanti kita lihat pemanfaatannya," ujar Anies.

Setelah berkeliling ke seluruh ruangan di kantor lurah itu, Anies kembali mendatangi ruang PTSP.

Pegawai PTSP kini sudah berada di tempatnya masing-masing.

Anies menunggu sebentar sampai kepala unitnya siap di meja PTSP.

Anies pun langsung menegur kepala unit tersebut.

"Kepala unit ya, mulai melayani jam berapa?" tanya Anies.

"Pukul 07.30 WIB, Pak," kata kepala unit. Anies pun menasihati mereka agar datang lebih pagi kemudian hari.

"Meskipun baru buka pukul 07.30 WIB, usahakan datang lebih pagi. Jangan pukul 07.30 baru siap-siap. Kalau ada yang datang, jangan sampai menunggu merekanya. Dipastiin ya, kita harus datang lebih awal, biar orang datang enggak cari kita, oke," kata Anies.

"Siap," jawab kepala unit. "Komit yah," kata Anies. "Siap Pak," kata petugas PTSP.(*)

Berita ini telah tayang di Kompas.com pada Rabu, 25 Oktober 2017 dengan judul: Anies Akhirnya Ceritakan Pertemuannya dengan Pengembang Reklamasi

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved