Jaringan Gas di Balikpapan Sempat Terhenti, Ini Penyebabnya
Terhentinya jaringan gas (jargas) di kawasan Sumber Rejo Balikpapan Tengah ternyata ada penyebabnya.
Penulis: Budi Susilo | Editor: Januar Alamijaya
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Terhentinya jaringan gas (jargas) di kawasan Sumber Rejo Balikpapan Tengah ternyata ada penyebabnya.
Namun hal ini tidak berlangsung lama, layanan distribusi gas melalui jargas kembali berjalan normal.
Hal itu diungkapkan, Stakeholders Relation Manager Pertagas Niaga, Ratna Dumila, kepada Tribunkaltim.co melalui sambungan telepon selulernya pada Senin (13/11/2017) siang.
Baca: Jalani Prarekonstruksi, Dokter Helmi Kena Tinju Adik Dokter Lety
Ia menjelaskan, terhentinya layanan jargas dipengaruhi bukan karena perawatan atau pembuatan jaringan namun lebih kepada hal yang tidak diduga, muncul secara spontan.
"Kejadian tersebut dikarenakan adanya drop pressure di Chevron. Jargas Balikpapan shutdown di pagi hari," ungkapnya.
Secara teknis, drop pressure itu belum diketahui penyabab utamamya namun pemicunya akibat dari kurangnya dorongan gas ke pipa distribusi.
Karena itu, tegas Ratna, kepada seluruh masyarakat Kota Balikpapan pengguna layanan jargas tidak perlu khawatir yang tinggi atas minimnya dorongan gas.
Baca: Jalani Prarekonstruksi, Dokter Helmi Kena Tinju Adik Dokter Lety
Layanan jargas tetap bisa dinikmati, pelayanan selalu diselenggarakan secara prima.
Peristiwa ini tidak akan berlangsung lama dan tentu saja tidak sampai berhari-hari.
"Saat ini sdh berangsur normal," ujarnya.
Pengamatan Tribunkaltim.co sejauh ini di lokasi sambungan jargas sudah berlangsung membaik, warga sudah bisa menikmatinya.
Pagi hari tadi, warga yang menghuni kawasan Sumber Rejo Dua, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur mengeluh. Pasalnya fasilitas jaringan gas (Jargas) tidak berfungsi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pipa-jargas_20160603_095407.jpg)