Kamis, 23 April 2026

Banjir di Samarinda

Satu Warga Dikabarkan Hilang Terseret Banjir, Ini Kata Walikota Samarinda

Walikota Samarinda, Syaharie Jaang yang dikonfirmasi seputar hal tersebut enggan berkomentar banyak.

Penulis: Doan E Pardede |
TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Pencarian korban tenggelam dilakukan di sekitar sungai tempat belasan pelajar main air, Selasa (5/12/2017). 

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 10.30 Wita, usai pelajar dari SMP Negeri 5 itu pulang sekolah.

Terdapat sekitar 16 orang pelajar yang turut bermain di pinggir sungai tersebut.

Seorang pelajar menjelaskan, saat itu dirinya dan teman temannya usai pulang sekolah.

Namun karena tidak ada angkot, pelajar tersebut menumpang pikap hingga Gang Senyiur.

Lantaran di kawasan terdapat rumah salah satu temannya, yang membuat sekumpulan pelajar itu mampir ke rumah temannya.

"Saat kami mau ke rumah teman kami, ada yang ngajak mandian. Terus kami ke pinggir sungai itu," ujar M Jaini (14), Selasa (5/12/2017).

Lanjut dia, saat mereka bermain air, tiba-tiba temannya bernama Agrian Risandi (14) terjun ke sungai.

Saat itu, Agrian tampak lemas, yang membuat dirinya terjun ke sungai untuk selamatkan Agrian.

Namun, dirinya juga tidak kuat menahan arus yang membuatnya juga lemas.

Saat itulah, M Tahayasin Maulana (14) mencoba untuk selamatkan keduanya, yang disusul oleh M Royhan Ramadan (14), Luki (14) dan Alif Tamzid Rizaldi (14), yang juga ikut untuk menyelamatkan.

Beruntung bagi, Agrian dan M Jaini yang selamat dari kejadian naas itu, sedangkan M Tahayasin tenggelam dan hingga saat ini belum ditemukan.

"Si Agri ini tidak bisa berenang, tapi dia nyebur ke sungai, lalu si Tahayasin hanyut tenggelam," ungkapnya.

Hingga pukul 13.00 Wita, tim SAR gabungan, dari unsur relawan bersama warga sekitar, masih melakukan pencarian disekitar sungai tersebut. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved