Singgung Komitmen Bonus PON 2016, Forum Pelatih Tuntut Dianggarkan Pada APBD Murni 2018
Pihaknya hanya menginginkan bonus tersebut bisa segera diterima atlet paling lambat tahun 2018.
Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto |
"Kita mempertanyakan kepada Pemprov kesiapannya bagaimana? Kami tidak mau tahu bahasa bonus dikemas dalam dana pembinaan prestasi pasca-PON 2016. Yang penting buat kami para cabor kami menerima tahun ini 2018," ungkapnya di Sekretariat KONI Kaltim, Jl Kesuma Bangsa, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (11/12/2017).
Sugeng menjelaskan, pihaknya tak mau tahu bagaimana nantinya formulasi pembagian bonus.
Pihaknya hanya menginginkan bonus tersebut bisa segera diterima atlet paling lambat tahun 2018.
Ia mendesak agar Pemprov dan DPRD Kaltim wajib menganggarkan kekurangan bonus pada APBD Murni 2018.
"Kami meminta Pemprov dan DPRD menganggarkan kekurangan bonus yang dijanjikan Gubernur. Kami gak peduli nomenklaturnya bagaimana. Kami berharap banyak ini segera terealisasi. Kami minta komitmennya, masuk dalam APBD Murni 2018," tutur Sugeng.
Sugeng berjanji pihaknya akan terus mengawal proses pembagian bonus hingga ke tangan atlet.
Bahkan pihaknya tak segan akan kembali melakukan aksi protes apabila bonus atlet tak kunjung cair di 2018.
"Kita belum mendengar apakah ini masuk dalam APBD murni. Kami tidak ingin berandai-andai. Kami tetap akan melakukan aksi apabila aspirasi ini tidak ditampung pemerintah daerah. Ya kita tunggu sampai ada kepastian. Jangan sampai ini mempengaruhi semangat atlet Kaltim membela daerah dan berprestasi untuk daerah," kata Sugeng. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/atlet-tuntut-bonus_20171023_090819.jpg)