Selalu Ada Setiap Natal, Beginilah Sejarah Kue Jahe Menjadi Hidangan Khas Natal

Namun, seiring berjalannya waktu, kue ini diberi beberapa rempah, seperti jahe, cengkeh, dan kayu manis untuk menguatkan rasa.

Selalu Ada Setiap Natal, Beginilah Sejarah Kue Jahe Menjadi Hidangan Khas Natal
Creative Commons - MURIEL FREY

TRIBUNKALTIM.CO - Natal tak hanya identik dengan pohon natal, kado, pai, atau kalkun panggang. Kue jahe juga menjadi salah satu ciri khas dari Natal.

Bicara soal kue jahe, bagaimana kalau kita kenali makanan ini lebih jauh? Setuju?

Tidak Menggunakan Jahe

Pada awalnya, kue jahe hanya kue biasa. Namun, seiring berjalannya waktu, kue ini diberi beberapa rempah, seperti jahe, cengkeh, dan kayu manis untuk menguatkan rasa.

Tak disangka, kue dengan tambahan rempah ini lebih disukai karena bisa menghangatkan badan di musim dingin.

Karena bisa menghangatkan badan yang kedinginan, orang-orang di Eropa mulai menyajikan kue jahe di saat Natal.

Seperti kita tahu, orang di benua Eropa merayakan Natal di musim dingin.

Kebiasaan ini terus berlanjut hingga sekarang. Akhirnya, kue jahe pun menjadi salah satu makanan khas saat Natal.

Baca: Biasa Tampil Cantik, Mungkin Anda Tidak Akan Menyadari Seleb Ini Kalau Tanpa Balutan Make Up

Baca: Lagi Hamil, Penampilan Sandra Dewi Jutru Bikin Bingung

Halaman
12
Editor: Alfiah Noor Ramadhany
Sumber: Bobo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved