Twitter Tegaskan Tak Akan Hapus Tweet Kontroversi yang Dibuat Pemimpin, Ini Alasannya
Twitter tidak bisa menghapus cuitan kontroversi karena hal itu untuk didiskusikan dan didebatkan.
TRIBUNKALTIM.CO - Trump membuat pernyataan kontroversi yang mengatakan mempunyai tombol nuklir lebih besar daripada yang dimiliki Presiden Korea Utara Kim Jong Un.
Pernyataan ini dituliskan Trump melalui akun Twitternya, Rabu (3/1/2018).
"Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un baru saja menyatakan bahwa tombol nuklir berada di mejanya setiap saat. Meungkinkah seorang yang rezimnya nyaris habis dan kelaparan mengatakan kepadanya bahwa saya juga memiliki tombol nuklir, tapi ini lebih besar dan lebih kuat daripada dia, dan tombol saya bekerja!" tulis @realDonaldTrump, Rabu (3/1/2018).
Baca: Tragis! Tiga Korban Tewas dalam Kebakaran, Jasad Sri Aminah Peluk Dua Anaknya
Baca: Bandara Samarinda Baru Belum Pastikan Adanya Penerbangan Internasional
Cuitan ini mendapat reaksi keras banyak warganet karena ancaman terbuka serangan nuklir.
Satu di antaranya menyindir Trump yang sangat mudah tersulut membalas Kim Jong Un.
"Anda mempunyai tangan yang paling kecil yang pernah saya lihat," tulis @alex2pro3
Baca: Daftar Produser Hoax Beredar di Sosmed, Ini Jawaban Santai Nadirsyah Hosen yang Namanya Dicatut
Baca: Safaruddin Dimutasi ke Mabes Polri, Ini Sosok Kapolda Penggantinya
Warganet telah melaporkan cuitan Trump tersebut untuk segera dihapus oleh Twitter.
Hanya saja, Twitter tidak dapat menghapus cuitan Trump tersebut karena kapasitas Trump sebagai presiden.
Dalam pernyataan yangi dimuat Twitter di situs resminya, jumat (5/1/2018), Twitter mengatakan posisi mereka adalah untuk melayani dan membantu kemajuan global dan perbincangan publik.
Baca: Cagub-Cawagub akan Jalani Tes Narkoba, Pastikan Tes Urine, Petugas Nunggu Depan Toilet
Baca: Korban Kebakaran Ibu dan Dua Anaknya Dikubur dalam Satu Liang Lahat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/donald-trump_20171221_093735.jpg)