Demi Didik Anaknya, Bocah 5 Tahun Ini Dihukum Jalan Sejauh 2,2 Km Kumpulkan Botol-Botol Bekas

Seorang ibu di Thailand memiliki cara tak biasa yang diterapkan kepada anaknya yang masih berusia 5 tahun.

Facebook.com/Nuttanitcha Chotsirimeteekul
Nuttanitcha Chotsirimeteekul memberikan pelajaran kehidupan kepada putranya yang masih berusia 5 tahun karena menolak pergi ke sekolah. 

Dari perjalanan tersebut, Nuttanitcha, suami, dan putranya berhasil mengumpulkan botol-botol bekas seberat 2 kilogram.

Satu buah botol tersebut dihargai sebesar 2 baht atau 900 rupiah.

Setelah berhasil menjual botol tersebut, sang putra meminta kepada ibunya untuk mengendarai bus saat pulang.

Alih-alih memberikan jawaban, Nuttanitcha bertanya pada putranya apakah ia memiliki uang sebesar 10 baht atau 4.000 rupiah untuk membayar bus.

Baca: Salut, Bocah Perempuan Ini Rela Gendong Kakaknya yang Lumpuh ke Sekolah Setiap Hari

Sayangnya, uang yang dimiliki putra Nuttanitcha tidak cukup untuk biaya pulang.

"Berarti kita harus mengumpulkan lebih banyak botol lagi untuk mendapatkan lebih banyak uang," ujar sang ibu.

Respon yang diberikan putra Nuttanitcha sungguh di luar dugaan.

"Oke. Aku akan berjalan lagi," sahutnya.

Setelah berjalan beberapa saat, putra Nuttanitcha meminta es krim.

Nuttanitcha pun kembali bertanya apakah putranya memiliki uang untuk membeli es krim sebesar 5 baht atau 2.000 rupiah.

Merasa kecewa, bocah yang terlihat lelah itu menyerah untuk mengumpulkan botol-botol lagi.

"Aku sangat lelah. Ini begitu panas, aku ingin pulang ke rumah," ujar bocah tersebut.

Baca: Rela Gendong Bayi Gajah yang Terpisah dari Induknya, Aksi Pemuda Ini Banjir Pujian

Setelah berjalan sejauh 2,2 kilometer dan merasa kecewa karena tak bisa membeli es krim, putra Nuttanitcha meminta pulang ke rumah.
Setelah berjalan sejauh 2,2 kilometer dan merasa kecewa karena tak bisa membeli es krim, putra Nuttanitcha meminta pulang ke rumah. (Facebook.com/Nuttanitcha Chotsirimeteekul)
Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved