Polres Balikpapan Kembali Raih Penghargaan, Ini Dia Prestasinya

Penghargaan itu diterima langsung oleh Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra bersama 9 Kapolres lainnya.

Polres Balikpapan Kembali Raih Penghargaan, Ini Dia Prestasinya
istimewa
Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra menerima penghargaan Pelayanan Publik Role Model 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Awal tahun 2018 kembali Polres Balikpapan meraih prestasi membanggakan berupa penghargaan Pelayanan Publik Role Model Kementrian / Lembaga/ Propinsi/ Kabupaten /Kota tahun 2017.

Penghargaan tersebut langsung diserahkan oleh MenPANRB di ruang Serbaguna kementrian PANRB Jakarta, Rabu (24/1/2018).

Baca: Pulhan Kendaran TNI AU Kena Razia, Begini Kronologisnya

Penghargaan itu diterima langsung oleh Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra bersama 9 Kapolres lainnya.

"Semoga dengan diterimanya penghargaan ini Polres Balikpapan dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Terimakasih kepada seluruh masyarakat Balikpapan atas suport dan doanya," kata AKBP Wiwin Fitra, Kamis (25/1/2018).

Untuk diketahui, pada tahun 2017, lokus evaluasi dilakukan pada 33 Kantor DPM-PTSP Provinsi dan 72 DPM-PTSP Kabupaten/Kota (jenis pelayanan penerbitan SIUP, TDP dan IMB), 72 Disdukcapil Kabupaten/Kota (jenis pelayanan pengurusan Akta Kelahiran dan Pembuatan KTP) dan 61 RSUD Kabupaten/Kota (jenis pelayanan IGD, Rawat Jalan dan Rawat Inap).

Selain itu, evaluasi juga dilakukan pada 33 Kantor Pertanahan (jenis pelayanan pembuatan sertifikat), 32 Balai POM (jenis pelayanan uji sample pihak ke 3) dan Kepolisian Resort (jenis pelayanan pembuatan SIM baru dan SKCK).

Baca: Ingin Minta Dukungan Warga PPU, Renaldi Peserta Liga Dangdut akan Konser di 4 Kecamatan

"Sebanyak 9 Polres , 6 BPOM, dan 2 Kantor Pertanahan Raih Kategori Sangat Baik, termasuk Polres Balikpapan," ungkapnya.

Deputi Pelayanan Publik menjelaskan bahwa terdapat 6 faktor penilaian evaluasi pelayanan publik antara lain; Aspek kebijakan (30%);Profesionalisme SDM (18%);Sistem Informasi Pelayanan Publik (15%);Konsultasi dan Pengelolaan Pengaduan (15%);Sarana prasarana (15%); dan Inovasi Pelayanan Publik (7%).

Menteri PANRB Asman Abnur menyampaikan bahwa evaluasi kinerja pelayanan publik dilaksanakan dalam rangka peningkatan peringkat kemudahan berusaha yang ditargetkan Indonesia dapat mencapai peringkat 40 pada EODB (Ease of Doing Bussiness) 2020.

Hal ini telah menjadi fokus capaian kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo – Wapres Jusuf Kalla.

Baca: Akhirnya Begini Nasib Perawat yang Diduga Lakukan Pencabulan Pada Pasien Cantik di Rumah Sakit

Diharapkan dengan adanya evaluasi ini dapat menambah wawasan kepada Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah Role Model tentang strategi pembinaan dan partisipasi masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publi

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved