Kaki Arbain Kram Usai Menolong Mahfudz, Pencarian Libatkan Tim Gabungan
"Selain itu, saat menyelamatkan Mahfudz, kaki korban mengalami kram ditambah lagi arus sungai yang sangat deras,” ujar Wilhelmus.
Arbain, kakek berusia 50 tahun, tenggelam setelah berhasil menyelamatkan M Mahfudz (15), warga Jl Masabang Desa Sangatta Selatan.
Arbain, yang sehari-hari bekerja sebagai motoris ponton penyeberangan di kawasan Sangatta Lama, langsung sigap menolong Mahfudz, yang tiba-tiba terprleset saat membantunya menarik ongkos penyeberangan.
"Mahfudz tadi lagi di pinggir ponton mau menambatkan tali ke dermaga. Tiba-tiba, dermaganya runtuh. Ia pun terpleset dan jatuh ke sungai. Arbain langsung sigap menolong. Ia menceburkan diri ke sungai. Namun setelah Mahfudz tertolong, ia yang terseret arus kemudian tenggelam," ungkap Kapolsek Sangatta, AKP Slamet Riyadi yang berada di TKP untuk memimpin upaya penyelamatan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/korban-tenggelam_20180129_230357.jpg)