Seorang Balita Tewas Dicekik dan Kepala Sang Ibu Dilempar Tabung Gas 3 Kg oleh Pelaku
Ketua RT 03/10, Suparno mengatakan, pelaku diduga seorang pekerja di sebuah konveksi yang berada tak jauh dari warung Masniya.
TRIBUNKALTIM.CO - Seorang balita, Febrianto (5) tewas dicekik di dalam sebuah warung di Jalan Lewa VII, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (11/2/2018) dinihari.
Sedangkan sang ibu, Masniya (40) mengalami luka parah di bagian kepala akibat dilempar tabung gas 3 Kg oleh pelaku.
Ketua RT 03/10, Suparno mengatakan, pelaku diduga seorang pekerja di sebuah konveksi yang berada tak jauh dari warung Masniya.
Baca juga:
Komandoi Kejati Kaltim Selamatkan Uang Negara Rp 13 Miliar, Fadil Didapuk Jabat Sesjampidsus
Kartika Putri Hapus Semua Fotonya yang Tak Berhijab di IG, Netizen Ramai Doakan Agar Istiqomah
Resmi Bergabung dengan Klub Malaysia, Begini Unggahan Andik Vermansah
"Info yang saya dapat, pelaku sekitar Pukul 00.30 WIB datang ke warung Masniya ingin numpang tidur karena konveksi sudah dikunci," kata Suparno kepada wartawan TribunJakarta.com di lokasi, Minggu (11/2/2018).
Berdasarkan keterangan dari Mansiya, kata Suparno, awalnya Masniya sempat menolak pelaku untuk bermalam di warungnya.
Namun, akhirnya memperbolehkan sang pelaku tidur bersama ia dan anaknya.
"Katanya anaknya juga sempat main hape sama pelaku," ujar Suparno.
Saat sedang tertidur, kemudian Masniya mendengar ada suara dari tempat sang anak dan pelaku tidur.
Betapa kagetnya, ketika ia bangun ternyata sang anak sudah terbujur kaku usai dicekik pelaku.
"Katanya Masniya itu juga sempat dicekik sama pelaku agar tidak teriak," jelas Suparno.
Baca juga:
Setelah Ungkap Skandal Sabu Sandal, Kini Polisi Amankan Pelaku Sabu Sepatu
Belum Dapat Pelanggan, Dua Waria Ini Malah Diamuk Warga
Pemilik Kapal Kayu Temui Pejabat Malaysia, Ini Persyaratan yang Harus Dipenuhi
Namun, Masniya nekat berteriak hingga membuat pelaku panik dan melempar tabung gas 3 Kg ke kepala Masniya.
"Sampai sobek kening Masniya akibat dipukul pakai tabung gas," ujar Suparno.
Usai melakukan pembunuhan, pelaku pun langsung melarikan diri.
"Pas denger teriakan warga langsung datang ke lokasi tapi pelaku sudah kabur," kata Suparno. (Tribunnews.com)