Minggu, 12 April 2026

Lima Nelayan Filipina yang Terombang-ambing di Laut Lepas Diselamatkan TB Key Trans 29

Bahkan tas yang dibawa warga ini langsung diperiksa petugas Polair Tarakan. Hasilnya tidak ada barang-barang berbahaya.

Penulis: Junisah |
TRIBUN KALTIM / JUNISAH
Lima nelayan asal Filipina ini sedang menikmati pisang goreng di KSOP Tarakan, Kamis (15/2/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Lima nelayan asal Filipina yang terombang-ambing selama empat hari di perairan laut Sulewesi akibat mesin kapal dompengnya mati, akhirnya dijemput oleh tim gabungan dari Kota Tarakan, yang terdiri dari Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP), Polair, Basarnas, Balai Kesehatan Pelabuhan, dan Imigrasi, Kamis (15/2/2018).

Lima nelayan Filipina ini masing-masing Denton, Asraf , Saman, Bunsan dan kids ini dijemput dengan menggunakan kapal KSOP Tarakan dari Pelabuhan Ancam Kabupaten Bulungan menuju Pelabuhan Navigasi di Kota Tarakan.

Kelima warga ini langsung dibawa ke Kantor KSOP Tarakan di Jalan Yos Sudarso.

Sampai di Kantor KSOP Tarakan, lima warga ini langsung diberikan minum teh hangat dan pisang goreng. Tampak kelimanya sangat menikmati hidangan pisang goreng yang diberikan.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Tarakan, Syaharuddin mengungkapkan, pihaknya menjemput lima WNA Filipina di Pelabuhan Ancam ini, setelah Rabu (14/2/2018) pukul 20.00 Wita mendapatkan informasi dari agen kapal di Tarakan yang memberitahukan bahwa ada 5 WNA Filipina yang diselamatkan Tugboat Key Trans 29, setelah terombang-terombang di Perairan Laut Sulewesi.

“Mendengar informasi ini, akhirnya kami tim gabungan langsung berkoordinasi dan meminta kepada nakhoda Tungboat Key untuk berlabuh di Pelabuhan Ancam. Tadi pagi pukul 09.30 kita berangkat menjemput 5 warga Filipina ini di Pelabuhan Ancam,” ujarnya.

Baca juga:

Inilah Nominal Hadiah untuk Klub Pemenang dan Peserta Piala Gubernur Kaltim

Penggunaan Voice dan SMS Operator Ini Turun Signifikan, Tapi Layanan Data Melonjak Tajam

Duh, Dua Bocah Telantar Gara-gara Sang Ibu Pergi Smoothing ke Salon

Sri Mulyani Raih Predikat Menkeu Terbaik Sedunia, Ini Sosok Suaminya yang Jarang Terekspos

Sampai di Pelabuhan Ancam warga Filipina ini langsung diperiksa kesehatannnya oleh petugas kesehatan pelabuhan Tarakan dan dinyatakan kondisinya sehat.

Bahkan tas yang dibawa warga ini langsung diperiksa petugas Polair Tarakan. Hasilnya tidak ada barang-barang berbahaya.

Syahruddin mengungkapkan, berdasarkan informasi dari awak TB Key Trans, saat itu tugboat yang berlayar dari Halmahera menuju Tanjung Selor melintas di Perairan Toli-Toli.

Saat melintas, Senin (12/2/2018), awak kapal melihat ada 5 warga yang terombang-ammbing di perairan Sulewesi.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved