Kamis, 9 April 2026

Kabupaten Ini Tertinggi Untuk Investasi Asing di Kaltim

Pencapaian realisasi investasi tahun 2017 meningkat 20,97 persen dibanding tahun 2016 yang sebesar Rp 23,31 triliun

Penulis: Rafan Dwinanto | Editor: Januar Alamijaya
Net
ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.Co, SAMARINDA - Pertumbuhan ekonomi Kaltim yang terus membaik juga berdampak pada realisasi investasi di Bumi Etam yang juga mengalami lonjakan.

Berdasarkan rilis dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, rasio realisasi investasi terhadap rencana investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tahun 2017 sebesar 35,10 persen, naik 21,03 persen dibandingkan tahun 2016 sebesar 14,07 persen.

Baca: Parah, Lubang Besar Bekas Galian Tambang Menganga di Tengah Pemakaman Warga Samarinda

Sementara, target realisasi investasi di Kaltim 2017, ditetapkan pencapaianya sebesar Rp 34,97 triliun. Dengan rincian Rp 12,24 triliun untuk PMDN dan Rp 22,73 triliun untuk PMA. Total realisasi investasi sampai dengan Desember 2017 sebesar Rp. 28,20 triliun. Rinciannya, terdiri dari PMA sebesar Rp 17,22 triliun dan PMDN sebesar Rp 10,98 triliun.

Pencapaian realisasi investasi tahun 2017 meningkat 20,97 persen dibanding tahun 2016 yang sebesar Rp 23,31 triliun. Dan jika dibandingkan dengan target realisasi investasi tahun ini (Rp 34,97 triliun), maka pencapaian realisasi investasi sampai dengan Desember mencapai 80,64 persen, lebih baik dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencapai 59,27 persen, dari target.

Baca: Disebut Curi Medali Milik Bambang Pamungkas, Pria Ini Langsung Beri Klarifikasi

Realisasi investasi PMDN Rp 10,98 triliun ini terbagi dalam 357 paket proyek. Dengan lokasi yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota Kaltim.

Investasi paling besar terdapat di Kabupaten Kutai Kartanegara, yaitu mencapai Rp 3,88 triliun atau 35,34 persen dari keseluruhan realisasi investasi PMDN. Selanjutnya, Kabupaten Berau menempati urutan kedua dengan nilai investasi sebesar Rp 3,26 triliun atau 29,66 persen, Kabupaten Kutai Barat dengan nilai investasi sebesar Rp 1,76 triliun atau 16,03 persen.

Sementara, Kabupaten Kutai Timur dan Penajam Paser Utara juga mencatatkan nilai realisasi investasi yang cukup tinggi.

Baca: Disebut Curi Medali Milik Bambang Pamungkas, Pria Ini Langsung Beri Klarifikasi

Sedangkan untuk PMA, total realisasi investasi sampai dengan triwulan IV atau Desember 2017 mencapai 1,285 miliar dollar atau sebesar Rp 17,22 triliun.

Tersebar di 10 kabupaten/kota. Kabupaten Kutai Timur memberikan kontribusi paling siginifikan dengan nilai 711,56 juta dollar (Rp 9,53 triliun) atau 55,36 persen dari total realisasi PMA yang terdiri atas 80 proyek PMA. Kemudian disusul oleh Kabupaten Kutai Kartanegara sebesar 230,62 juta dollar (Rp 3,09 triliun) atau 17,94 persen yang terdiri atas 119 proyek, selanjutnya Kota Balikpapan sebesar 171,76 juta dollar (Rp 2,30 triliun) atau 13,36 persen.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved