Gurita Korupsi di Kota Raja

Rita Widyasari: Saya Bisa Hidup Agak Lumayan karena Punya 3 Tambang

Dalam surat dakwaan, Rita dan stafnya Khairudin diduga menerima gratifikasi dari para pemohon perizinan di Pemkab Kutai Kartanegara.

Editor: Syaiful Syafar
Tribunnews/Jeprima
Bupati Kutai Kartanegara nonaktif, Rita Widyasari saat mengikuti sidang perdana pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (21/2/2018). 

"Senang keluarga besar hadir, suami saya, dan teman-teman saya. Saya tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan makanya saya tetap ceria," katanya.

Baca: Alamak, Ponsel yang Dipegang Ghea Idol Kedapatan Telusuri Laman Video Panas

Baca: Terduga Pelakor Kecewa Berat Lihat Sikap Dendy saat Dirinya Dilempari Uang

Menghabiskan waktu di tahanan, Rita mengaku menjalaninya dengan ikhlas dan enjoy.

Hal tersebut karena dulu dia sudah mengetahui soal kondisi tahanan dari sang ayah yang pernah pula tersandung kasus korupsi di KPK.

"Pokoknya asik-asikin saja lah. Saya kan pernah pengalaman, bapak saya ditahan stres. Saya nggak stres, diikhlaskan, dibawa enjoy‎," tambahnya.

Teman Satu Sel

Sebelum persidangan, Rita Widyasari juga sempat bercerita soal teman satu selnya, Miryam S Haryani.

Menurut Rita, sudah kurang lebih dua bulan lamanya mereka tinggal dalam satu sel yang sama. 

Alhasil beragam aktivitas dilakukan bersama dan saling tahu kesukaan hingga hobi masing-masing‎.

"Saya di dalam sama Bu Miryam, sudah lama banget, dua bulanan. Bu ‎Miryam itu hobi mengurusi dapur dan saya bersih-bersih," ucap Rita, Rabu (21/2/2018) di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Selain itu, Rita juga mengungkap jika Miryam jarang olahraga senam seperti tahanan yang lainnya. 

Sementara Rita sangat senang olahraga senam dan Yoga.

"Saya setiap hari Yoga, senam. Bu Miryam jarang senam jadi nggak kuat, kakinya juga bermasalah, dia ke dokter minggu ini," katanya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved