Selasa, 21 April 2026

Duh, Puluhan Santri Terkapar Lemas Gara-gara Minuman Takjil yang Mereka Racik Sendiri

Petugas dapur pondok, kata dia, sudah mengingatkan santri agar jangan terlalu kebanyakan bahan campuran untuk hidangan takjil.

Tribunjateng.com/Mamdukh Adi Priyanto
Puluhan santri terkapar berjejer di lantai beralaskan karpet di lantai dua masjid kompleks Pondok Pesantren Annur, Kelurahan Kalisapu, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Rabu (7/3/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO - Puluhan santri terkapar berjejer di lantai beralaskan karpet di lantai dua masjid kompleks Pondok Pesantren Annur, Kelurahan Kalisapu, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (7/3/2018).

Tangan mereka terpasang infus. Mereka tengah mendapatkan perawatan dari tenaga medis usai merasakan mual- mual yang diduga karena keracunan minuman.

Beberapa di antaranya telah dibawa ke RSUD Soeselo Slawi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Mereka merasakan sakit setelah menenggak minuman es kelapa yang dicampur minuman serbuk instan bungkusan (sachet) dan bulir jeruk bali saat berbuka puasa sunah.

Ternyata, minuman tersebut diracik bukan oleh pengurus dapur ponpes, tapi oleh para santri sendiri.

Baca juga:

Wah, Riyad Mahrez Mendadak Umumkan Gantung Sepatu di Akunnya, Ada yang Janggal?

PBB Pastikan Tak Gabung Koalisi Pendukung Jokowi, Begini Postingan Yusril

Bakal Dilaporkan Mahfud MD, Akun Twitter @RestyCayah Malah Menantang Balik

Bukan Pendanaan, Ini Persoalan Terbesar UMKM di Bumi Etam

"Kebiasaan mereka saat hari Senin dan Kamis memang berpuasa sunah. Dan saat itu, mereka ingin segar- segar untuk disantap berbuka, akhirnya mereka bikin minuman itu," terang Muhammad Nasrul, perwakilan ponpes sekaligus pengajar di SMK tempat para santri belajar.

Rata- rata, para santri merupakan pelajar yang duduk di bangku kelas X, XI, dan XII SMK Annur yang lokasinya berada di kompleks pondok pesantren tersebut.

Nasrul menuturkan, para santri memperoleh kelapa muda dari kebun miliknya.

Saat itu, ia meminta beberapa santri untuk membersihkan halaman dan rumahnya.

"Setelah resik- resik (bersih-bersih), santri melihat ada kelapa muda di pohon yang ada di kebun. Akhirnya mereka meminta untuk takjil buka puasa, saya pun memperbolehkannya," terangnya.

Ada 10 buah kelapa muda yang dipetik dan dibawa ke pondok. Sebelum berbuka, beberapa santri mencampur air kelapa itu dengan es dan minuman serbuk instan hasil sumbangan dari donatur pondok.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved