Stephen Hawking Tutup Usia
5 Fakta Perjalanan Hidup Stephen Hawking Ilmuan yang Prediksi Usia Bumi, Begini Takdir Hidupnya
Ilmuan cerdik pun terkenal melalui teori alam semestanya, sehingga membuatnya menjadi salah satu selebritis sains menyaingi Albert Einstein.
Meningkatnya perubahan iklim dan ancaman perang nuklir akan memperburuk kesehatan bumi.
Kabar buruknya, tak lama lagi dunia tak lagi layak dihuni.
Kabar baiknya, masih ada harapan bagi umat manusia untuk hidup damai, dengan catatan tidak merusak planet ke dua yang akan ditinggali.
Topik pembicaraannya 'lebih dekat ke Mars' kali ini benar-benar terlihat seperti sesuatu yang sepele.
"Jika kita peduli terhadap planet biru tempat kita berpijak saat ini, mungkin akan mencegah malapetaka yang setiap saat mengancam kita," kata Hawking.
"Sungguh bumi yang malang," imbuhnya.
Kiamat sudah pasti akan terjadi dan siapapun tak bisa menghindarinya, tetapi umat manusia masih memiliki kesempatan untuk berjuang.
Baca: Mengulik Sosok Haji Isam, Pengusaha Kalimantan yang Disebut-sebut Sebagai Mr H, Alamak Tajirnya!
5. Sepanjang Hidupnya Berkarya di Dunia Sains
Meski sangat bergantung pada kursi roda dan tak dapat berbicara, Hawking masih dapat membuat puluhan karya ilmiah dengan bantuan penyintesis.
Stephen Hawking dikenal karena karya terobosannya dengan lubang hitam dan relativitas.
Sang profesor mulai terkenal berkat kisah hidupnya diangkat dalam film The Theory of Everything.
Dia juga dikenal sebagai pengarang beberapa buku sains populer termasuk A Brief History of Time.
Selamat jalan, Stephen Hawking! (*)
Saksikan dan subscribe akun Youtube Tribunkaltim.co di bawah ini: