Kumpul di Dome, Ribuan Pelajar Ikrarkan Anti-Narkoba, Istri Kapolri pun Beri Hadiah
Kemudian rombongan disuguhkan dengan penampilan musik tingkilan menyanyikan lagu daerah Kalimantan Timur, yaitu "Nasi Bekepor."
Perwakilan dari OASE Kabinet Kerja, Hani Pramono Anung, istri dari Menteri Sekretaris Kabinet memperkenalkan ibu-ibu rombongan yang datang pada sosialisasi kali ini, yaitu Tri Suswati, istri dari Kapolri Jendral Tito Karnavian; Yasmin, istri dari Deputi Menteri Luar Negeri; Rini Rudiantara, Istri dari Menteri Komunikasi dan Informatika.
Hani membacakan pesan dari Ibu Negara, Iriana Joko Widodo dalam sosialisasi hari ini.
"Masa muda adalah masa yang indah, harus diisi dengan kegiatan yang positif. Dan dekatkan diri kepada Tuhan." kata Hani.
Selanjutnya, Tri Suswati membagikan 3 unit sepeda dan 2 unit laptop dari Iriana Jokowi untuk pelajar.
Tri memanggil maju 10 pelajar dengan syarat menjabat sebagai ketua atau wakil ketua OSIS di sekolahnya.
Tantangannya adalah Tri Suswati memberikan situasi bahwa teman dekatnya menggunakan narkoba, bagaimana cara agar teman dekatnya menjauhi narkoba.
Baca: Gara-gara Black Panther, Polisi Tegur Sopir Angkot
"Pakai sayang, dong," kata Istri dari Tito Karnavian diiringi tawa seluruh peserta di dalam gedung.
Kemudian dilanjutkan dengan situasi yang berbeda kepada peserta lainnya, salah satunya situasi saat temannya menawarkan 'barang haram' kemudian oleh lawan mainnya ditolak mentah-mentah.
"Luar biasa, harus berani katakan tidak pada narkoba. Langsung beritahu kepada guru, polisi, kalau ada orang yg mencurigakan yg menawarkan narkoba," kata Tri Suswati disambut dengan tepuk tangan peserta sosialisasi.
Kapolda dan Pangdam mendapat kesempatan untuk memilih peserta yang maju tersebut yang berhak mendapatkan hadiah 3 unit sepeda dan 2 unit laptop pemberian dari Ibu Iriana.
Acara dilanjutkan oleh Florensius, membagikan materi tentang hubungan orangtua dan anak agar dapat terhindar dari narkoba, pornografi, dan kekerasan.
Menanggapi tentang kekerasan pada anak dan perempuan akhir-akhir ini, Tri Suswati memberikan pernyataan hal itu menjadi problem nasional.
Namun dengan adanya sosialisasi seperti ini, ia berharap agar problem bisa segera teratasi.
"Kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan terhadap anak dan perempuan itu memang merupakan problem nasional. Tentunya kita tidak menyerah begitu saja. Kita terus menerus melakukan sosialisasi agar kekerasan terhadap anak dapat dimusnahkan," kata Sri, saat ditemui pada akhir acara. (*)