Rabu, 22 April 2026

Pilgub Kaltim 2018

Pasangan Cagub-Cawagub Kaltim Ini Klaim Programnya Sejalan dengan Nawacita Presiden

Pembenahan pasar tradisional dan stabilitas harga sembilan bahan pokok adalah program prioritas paslon ini.

Editor: Syaiful Syafar
TribunKaltim.co/Muhammad Fachri Ramadhani
Akses jalan berlumpur menuju kampung Salok Lay di Kelurahan Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan. 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pembangunan mulai dari desa ke kota jadi salah satu butir nawacita Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam masa kepemimpinannya.

Hal tersebut diakui sejalan dengan program serta visi-misi yang disusun pasangan calon nomor urut 4 Pilgub Kaltim 2018, Rusmadi-Safaruddin.

Pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Hanura ini berkomitmen melakukan pembangunan dimulai dari desa alias daerah pinggir.

Hal tersebut dilakukan untuk menguatkan ekonomi kerakyatan, sehingga pada level bawah bisa jauh lebih produktif ketimbang di masa lalu.

Kebersamaan Rusmadi-Safaruddin saat berada di Dome Balikpapan dalam Deklarasi Relawan Bermartabat baru-baru ini.
Kebersamaan Rusmadi-Safaruddin saat berada di Dome Balikpapan dalam Deklarasi Relawan Bermartabat baru-baru ini. (IST)

Seperti yang dilakukan Rusmadi yang menyambangi kawasaan Kota Bangun, Kutai Kartanegara. Kemudian cawagubnya, Safaruddin yang langsung terjun ke lapangan saat mendengar adanya daerah yang terisolir di Balikpapan.

Rusmadi saat berada di Kota Bangun, mengatakan bakal menyiapkan anggaran Rp 5 -10 miliar kepada setiap desa dan kelurahan bila kelak terpilih.

"Sejalan dengan program pemerintahan Pak Jokowi dan Pak Jusuf Kalla, saya dan Pak Safaruddin juga memrogramkan pembangunan Kaltim dari pinggir. Bermula dari desa hingga kelurahan. Tujuannya meningkatkan ekonomi kerakyatan yang produktif guna mewujudkan desa mandiri. Setiap desa dan kelurahan kami bantu anggaran 5–10 miliar rupiah,” kata Rusmadi.

Rusmadi bersama operator exavator dari perusahaan HTI melihat jalan berlumpur yang dilapis kayu agar tidak amblas.
Rusmadi bersama operator exavator dari perusahaan HTI melihat jalan berlumpur yang dilapis kayu agar tidak amblas. (IST)

Sekadar diketahui, saat berada di Kota Bangun, jebolan program S-3 Bidang Ekonomi Produksi dan Manajemen Pertanian, Universitas Los Banos, Filipina tersebut, menyempatkan diri melayat ke rumah salah satu tokoh agama, Ustaz Basran.

Cagub yang dikenal dekat dengan "wong cilik" itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat, istri dan sanak keluarga almarhum di rumah duka di Jalan Jenderal Sudirman, Gang Seri Desa Liang Ulu, Kecamatan Kota Bangun, Kukar, Kamis (22/3/2018).

Rusmadi pun menyempatkan diri blusukan di Pasar Tambak Sari, Kecamatan Kota Bangun.

Mantan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim ini  berinteraksi dengan pedagang dan pengunjung pasar.

Banyak pedagang yang mengajak foto bersama sambil mengacungkan empat jari. Pembenahan pasar tradisional dan stabilitas harga sembilan bahan pokok adalah program prioritas paslon ini.

Sementara Safaruddin, hanya berawal membaca berita TribunKaltim.co dari layar smartphone miliknya, Cawagub nomor urut 4 ini tak percaya ada kawasan penduduk di Balikpapan yang belum dialiri listrik dan jalan rusak.

Berita berjudul 'Potret Miris Salok Lay, Kampung Terisolir di Kota Nyaman Huni Balikpapan' menggugah Safaruddin untuk melihat langsung kawasan tersebut.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved