Rabu, 8 April 2026

Cari Ikan Kaleng Mackerel Mengandung Cacing di Supermaket, BPOM Tarakan Temukan Hal Ini

Bahkan distributornya juga memberitahukan kepada kami, bahwa ikan kaleng Mackerel ditarik saja

Penulis: Junisah | Editor: Januar Alamijaya
Tribun Kaltim/Junisah
Inilah produk ikan kaleng Mackerel yang mengandung cacing parasit dan produk ini tidak boleh dijual lagi di pusat perbelanjaan dan toko. 

TRIBUNKALTIM.CO - Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mirko Kecil Menengah (UMKM) bersama Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan melakukan inpeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pusat perbelanjaan dan toko yang menjual produk ikan kaleng Mackerel, Senin (2/4/2018).

Salah satu pusat perbelanjaan yang disidak adalah Sinar Terang Bersaudara (STB) yang ada di Jalan Kesuma Bangsa.

Di pusat perbelanjaan terbesar di Kota Tarakan, Provinsi Kaltara ini petugas menemukan lima merek produk ikan kaleng Mackerel. Yakni merek Pronas, ABC, ZIP, Ayam Braind dan Maya.

Baca: Tumpahan Minyak Bikin Pendapatan Nelayan Belat di Penajam Menurun

Pantuan Tribun di lapangan, lima merek produk ikan Mackerel ini tidak dipajang di dalam pusat perbelanjaan, melainkan telah ditarik dan disimpan di dalam gudang.

Terlihat di gudang tumpukan kardus yang berisikan produk ikan kaleng Mackerel.

Sedangkan di rak-rak yang ada di dalam STB, hanya menjual produk ikan kaleng Sardent dengan merek Pronas, ABC,  Zip dan  Ayam Braind. Pasalnya jenis ikan kaleng Sardent berbeda dengan jenis ikan kaleng Mackerel, meskipun kemasan ikannya  sama-sama di dalam kaleng.

Baca: Ryana Dea Ngaku Benci Adiknya Sejak Dilahirkan, Kini Ia Minta Maaf dan Ungkap Hal Mengharukan

Wakil Manager STB, Boni mengungkapkan, sejak ada pemberitaan produk ikan kaleng Mackerel mengandung cacing parasit, pihaknya langsung menarik semua produk ikan kaleng Mackerel yang ada di rak-rak, lalu menyimpannya di dalam gudang.

“Bahkan distributornya juga memberitahukan kepada kami, bahwa ikan kaleng Mackerel ditarik saja, karena ada himbauan dari BPOM untuk menarik dari pasaran. Oleh karena itu kami langsung cepat menarik dan tidak menjual lagi,” ujarnya.

Baca: Ardi Bakrie Mendadak Tulis Ungkapan Romantis Tentang Sosok Nia Ramadhani, Isinya Bikin Meleleh!

Menurut Boni, di STB tidak ada lagi menjual produk ikan kaleng Mackerel. Yang dijual saat ini hanya produk ikan kaleng sardent. “Kalau ikan kaleng sardent masih boleh dijual, yang tidak boleh dijual ikan kaleng Mackerel,” katanya.

Diakui Boni, dengan adanya pemberitaan bahwa ikan kaleng mengandung cacing parasit, membuat kekhawatiran masyarakat. Pasalnya ada masyarakat yang belum bisa membedakan antara ikan kaleng sardent dan ikan kaleng Mackerel.

Baca: Murid SD Temukan Kamera Terdampar di Pantai, Ketika Diperiksa Hasil Fotonya Seperti Ini

“Mereka menganggap bahwa ikan kaleng itu mengandung cacing parasit, padahal yang mengandung cacing parasit itu hanya ikan kaleng Mackerel. Sedangkan ikan kaleng Sardent aman saja, jadi kami juga beritahukan kepada pembeli yang datang ke toko kami,” ucapnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved