Minta LKPJ Disampaikan Terbuka, Bagaimana Sih Capaian Kinerja Pemerintah?

Sebelum menyampaikan LKPJ-nya, Bupati Muharram, meminta agar kedepannya, dalam setiap LKPJ dibuka secara umum.

TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN
Bupati Berau Muharram, menyampaikan Laporan Pertanggunjawaban (LKPJ) Bupati, Tahun Anggaran 2017. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Geafry Necolsen

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - DPRD Berau menggelar rapat paripurna, Kamis (5/3/2018), dengan agenda penyampaian Laporan Pertanggunjawaban (LKPJ) Bupati, Tahun Anggaran 2017. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Berau, Syarifatul Syadiah.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD yang bisa disapa Sari mengatakan, LKPJ Bupati merupakan bentuk pertanggungjawaban kepala daerah terhadap segala bentuk kebijakan dan penggunaan anggaran.

“LKPJ ini sebagai bahan evaluasi dalam menentukan kebijakan yang akan dilaksanakan di tahun mendatang,” paparnya.

Sebelum menyampaikan LKPJ-nya, Bupati Muharram, meminta agar kedepannya, dalam setiap LKPJ dibuka secara umum.

Baca: Jemaah Umrah Minta Dirut PT ATM Dijemput Paksa Ikut Mediasi, Hasilnya?

“Saya minta kepada ketua dewan, agar laporan pertanggungjawaban ini dilakukan secara terbuka, bukan di tempat tertutup. Karena laporan saya bukan kepada kepala dinas dan bukan hanya ke DPRD saja, tetapi juga kepada masyarakat Berau,” tegasnya.

Secara umum, Muharram menandaskan, seluruh program pemerintah berjalan memuaskan, dilihat dari berbagai capaian program dan kinerja pemerintah.

Meski dengan anggaran yang sangat minim, Muharram mengklaim, capaian pemerintah melebihi angka 90 persen.

Baca: Sertifikat Segelintir Warga Terbit di Tanah Pemda, Warga Lainnya Protes

Dirinya memaparkan, dari pelayanan wajib bidang pendidikan, tahun 2017 terjadi peningkatan pendidikan masyarakat.

“Capaian target angka partisipasi Sekolah Dasar sederajat, 111 persen. Ada 30ribu siswa dari 27ribu anak usia SD,” paparnya.

Demikian pula dengan jenjang pendidikan SMP yang partisipasinya mencapai 92 persen, atau12.888 siswa dari jumlah penduduk usia SMP yang mencapai 13.876 orang.

Sisanya, kata Muharram, masih ada puluhan anak yang putus sekolah karena berbagai faktor. Terdiri dari 19 anak putus Sekolah Dasar dan 15 anak dari jenjang SMP.

Sementara jika dilihat dari angka kelulusan, mulai dari tingkat SD dan SMP lulus 100 persen.

Demikian pula dengan capaian bidang Kesehatan yang difokuskan pada tingkat kesehatan masyarakat.

Muharram menyebutkan, penanggulangan penyakit menular, TBC dari 212 kasus tertangani seluruhnya atau 100 persen.

Namun angka kematian ibu dan bayi mencapai 15 kasus balita dan 9 ibu yang meninggal saat melahirkan.

Baca: Syahrini Dikawal Voorijder Tembus Kemacetan ke Bandara

Dibidang pembangunan infrastruktur, Pemkab Berau juga mengklaim telah melakukan banyak program yang dinilai sukses. Seperti pembangunan jalan.

Disebutkannya, panjang jalan yang telah dibangun mencapai 1.686 kilometer. 948 kilometer mengalami rusak ringan dan 141 kilometer rusak berat.

Untuk kebutuhan dasar, yakni air bersih, Muharram mengatakan, produksi air minum 380 liter per detik, baru terealisasi 295 liter per detik.

Baca: Soal Isu Jual-Beli Pulau, Muharram: Pernyataan Saya Dipelesetkan

Namun jumlah Sambungan Rumah setiap tahun bertambah. Sedangkan pembangunan rumah layak huni tahun 2017 terealisasi 47ribu unit dari target total 54 ribu unit atau 86 persen. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved