Jumat, 1 Mei 2026

Hadapi Pilkada Kaltim, Ini Sikap Anggota Dharma Pertiwi

sebagai seorang istri prajurit perlu adaptasi pada zaman millenial. Tantangan semakin kompleks

Tayang:
Penulis: Budi Susilo | Editor: Januar Alamijaya
Tribun Kaltim/Budi Susilo
Prosesi hantar tumpeng Ulang Tahun Dharma Pertiwi, saat dirayakan di aula Makodam IV Mulawarman pada Kamis (19/4/2018) pag 

"Ibu-ibu Dharma Pertiwi menjadi tonggak untuk proses regenerasi kepemimpinan Kaltim," tegasnya.

Ditambahkan, Pangdam IV Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto, saat berpidato pun mengingatkan kembali, setiap wanita yang ada dalam Dharma Pertiwi memiliki hak memilih dan dipilih karena itu jaga sikap.

Baca: Jalani Sidang Cerai, Nicky Tirta dan Istri Saling Hapus Foto di Instagram

Suami para anggota Dharma Pertiwi adalah TNI Polri karena itu harus bisa menepatkan diri, jaga kehormatan dan dukung profesionalisme suami dalam bertugas di tubuh TNI Polri.

"Jangan terlalu dekat dengan paslon pilkada. Jangan sampai dukung mendukung ke paslon pilkada, harus bisa jaga netralitas," tegas Subiyanto

Dharma Pertiwi merupakan wadah organisasi para istri TNI Polri. sejarahnya, organisasi ini ditelurkan pada tanggal 6 Maret 1972. Organisi pimpinan ini terdiri dari 5 organisasi istri TNI Polri, yakni Persit Kartika, Chandra Kirana, Jalasenastri, PIA Ardya Garini, Bhayangkari, dan IKKH.

Ulang tahun kali ini, yang ke 54 tahun, Dharma Pertiwi mengangkat tema bertekat mengedepankan kepedulian sosial, pendidikan anggota yang berkualitas serta kesejahteraan keluarga prajurit guna menciptakan ketahanan keluarga sebagai landasan ketahanan bangsa.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved