Senin, 18 Mei 2026

Ketiga Pipa Pertamina Berhasil Diangkat, Ini Langkah Polda Kaltim Selanjutnya

Totalnya ada 49 meter potongan pipa yang dijadikan barang bukti penyidikan Kepolisian Polda Kaltim.

Tayang:
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Tim Crane Base Kapal Sea Haven mengamati crane yang mengangkat potongan pipa Pertamina di Teluk Balikpapan, Kamis (19/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Nalendro Priambodo

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Setelah berjuang lebih dari dua hari, akhirnya potongan ketiga pipa minyak dasar laut milik Pertamina berhasil diangkat ke permukaan, Minggu (22/4/2018) sekitar pukul 18.17 Wita.

Sorak-sorai dan tepuk tangan pekerja mewarnai prosesi pengangkatan pipa yang diperkirakan berbobot 12 ton, dengan panjang 24 meter yang menekuk dan membentuk huruf V dengan lapisan pembungkus yang masih utuh.

Pipa ketiga itu langsung diletakkan di geladak kapal Sea Heaven, bersanding dengan dua potongan pipa kedua yang dengan bobot  9 ton, dengan panjang 18 meter dengan ujung membentuk seperti huruf L, dan pipa pertama sepanjang 7 meter dengan ujung berupa patahan.

Baca juga:

Hendak Bongkar Sembako di Tengah Laut, Kapal Vietnam Diamankan TNI AL

Tak Perlu Lagi Perdebatkan Penentuan HUT, Semua Harus Bangga Jadi Bagian Pembangunan Kaltara

Wow, Warga Suku Bajau Bisa Menyelam Tanpa Alat Bantu Sedalam 70 Meter, Ternyata Ini Rahasianya

Juara Copa Del Rey, Barcelona Jadi Raja dari Para Raja Piala Domestik se-Benua Eropa

Totalnya ada 49 meter potongan pipa yang dijadikan barang bukti penyidikan Kepolisian Polda Kaltim.

Menurut Direktur Reserse dan Kriminal Khusus Polda Kaltim, Kombes Pol Yustan Alpiani, dari pemeriksaan sementara, diduga putusnya pipa baja karbon berdiameter 20 inci atau sekitar 50 centimeter itu karena ada tarikan benda keras.

"Dugaan sementara, ketarik benda yang cukup keras yang kita duga jangkar, kita ingin membuktikan jangkar yang mana yang sebenarnya menarik pipa ini, inilah kami masih menunggu hasil labfor (laboratorium forensik) cabang Surabaya. Karena, dari hasil olah TKP kami, jangkar yang kami duga menarik pipa, dan sudah dilakukan oleh TKP Labfor Surabaya,"ujar Yustan.

Lanjut dia, guna mengetahui sebab pasti putusnya pipa tadi, tim dari Laboratorium Forensik cabang Surabaya yang diterjunkan akan melakukan sejumlah pemeriksaan dengan seksama terkait bengkokkan dan patahan pipa tadi.

Baca juga:

KONI Kaltim: Jadikan Sepak Bola Bumi Etam Barometer Nasional

Kalah Lewat Gol Tandukan, Dejan Antonic Soroti Lini Belakang Timnya

Gadis Ini Rela Tempat Duduknya Dipakai Lelaki Tua; Saat Ambil Sesuatu, Semua Orang Terperanjat

VIDEO - Tak Berhenti di Kartu Merah, Pemain Mitra Kukar Terancam Sanksi Berat Gara-gara Aksi Ini

"Pipa akan ditaruh sesuai kondisi sebenarnya di bawah (laut) akan kita susun, kita akan dekatkan dengan yang kita duga jangkar yang menarik, nanti laboratorium forensik Surabaya yang akan memeriksa,"ujar Yustan, Minggu (22/4/2018).

Selain itu, pihaknya sudah mengambil sejumlah material pipa yang diduga tersangkut di jangkar dan di bawa ke laboratorium forensik Surabaya untuk diperiksa lebih lanjut. Termasuk memeriksa sejumlah dokumen dan sketsa peta pipa dasar laut Pertamina dan dicocokkan dengan sejumlah keterangan ahli.

"Kita sudah ada sket TKP bawah laut, kita nanti koordinir dengan Pushidros (Pusat Hidrografi dan Oseanografi Angkatan Laut), kita akan ambil keterangan ini akan jadi bukti petunjuk," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved