Gara-gara Sering Dibully, Pria Ini Balas Dendam, 9 Siswa Dibantai hingga Tewas

Seorang korban bully di China dilaporkan balas dendam kepada orang-orang yang pernah mengerjainya.

Editor: Amalia Husnul A
Korban bullying ditangkap polisi setelah membalaskan dendam pada sejumpah siswa hingga tewas. 

9 siswa tewas dan 10 lainnya terluka dalam peristiwa itu, kata para pejabat.

Identitas korban masih belum diumumkan sampai saat ini. Namun, korban terluka itu sudah dirawat di rumah sakit.

Seluruh korban berusia antara 12-14 tahun.

Baca: Sadis Banget! Gara-gara Alasan Ini, Ayah Tega Lemparkan Putranya dari Atas Jembatan

Baca: Kecanduan Seks, Begini yang Dilakukan Wanita Ini Untuk Mengatasinya

Polisi juga sudah mengamankan, sekaligus menahan pelaku.

Dalam pemeriksaan Zhaou melakukan ini sebagai balas dendam aksi bullying yang menimpa dirinya saat masih bersekolah di sana.

Peristiwa inipun dengan cepat menjadi perbincangan banyak orang. Foto-foto dan video peristiwa ini juga viral di media sosial.

Baca: Rupiah Dekati Level Rp14.000, Faisal Basri Minta Pemerintah Berhenti Salahkan Faktor Eksternal

Baca: Prilus Coba Kabur Bersama ABG Hamil, Tertangkap di Kebun Sawit

Lalu, inilah momen ketika pelaku ditangkap polisi

Foto-foto yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah siswa tergeletak di pinggir jalan, sementara orang-orang yang lewat tampak syok.

Sekadar diketahui, Penikaman menjadi perbincangan publik di Cina dalam beberapa tahun belakangan.

http://www.thatsmags.com
http://www.thatsmags.com ()
http://www.thatsmags.com
http://www.thatsmags.com ()

 Dalam insiden di sejumlah sekolah antara 2010 hingga 2012 menewaskan setidaknya 25 orang dan lebih dari 100 lainnya luka-luka.

Pada Maret 2015, tiga orang dihukum mati setelah dinyatakan bersalah melakukan serangan dengan bersenjatakan pisau di stasiun Kunming, yang menewaskan 29 orang dan sekitar 100 lainnya terluka.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved