Wanita Ini yang Menemani Soekarno dalam Detik-detik Terakhirnya, Bukan Fatmawati

Sudah bukan rahasia lagi, jika Bung Karno dikenal sebagai sosok yang karismatik.

Editor: Amalia Husnul A
Tribun Jabar
Fatmawati 

Baca: Raditya Dika Sumringah Dapat Ucapan Langsung dari Presiden Jokowi Saat Resepsi Pernikahannya

Namanya tercatat dalam sejarah sebagai Ibu Negara yang menjahit Bendera Sang Saka Merah Putih Indonesia.

Kisah cinta Soekarno dan Fatmawati bermula saat masa pembuangan Sang Proklamator itu di Bengkulu.

Meski terpaut 22 tahun, keduanya tetap menikah pada 1 Juni 1943.

Setelah Indonesia merdeka, Fatma secara resmi menjadi Ibu Negara yang pertama.

Ia juga yang menjahit bendera pusaka merah putih.

Baca: Tundukkan Persiba, Pelatih Blitar United Akui Pemainnya Bermain Baik

Baca: Retak Tulang Tangan Malah Bikin Loris Karius Tak Tergantikan di Liverpool

Baca: Bocah 7 Tahun Tulis Surat Sebelum Meninggal, Kisah Pilunya Jadi Pelajaran Penting Buat Para Orangtua

Namun, pernikahan ini pun tak bertahan lama.

Bung Karno kembali terpikat dengan pesona wanita lain yang bernama Hartni.

Pertemuan pertama Bung Karno dan Hartini terjadi di Candi Prambanan, Jawa Tengah.

Namun, sumber lain menyebutkan jika pada 1952, Hartini berkenalan dengan Soekarno di Salatiga.

Satu tahun kemudian, Hartini dan Soekarno kembali bertemu saat peresmian teater terbuka Ramayana di Candi Prambanan.

Hartini dan Soekarno
Hartini dan Soekarno (Bangka Pos)

Pada 7 Juli 1953, akhirnya Soekarno dan Hartini menikah di Istana Cipanas.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved