Pertamina Bentuk Satgas dan Buka SPBU 24 Jam, Bantu Pastikan Stok BBM dan LPG Aman
Wilayah kerja Pertamina MOR VI meliputi 617 kecamatan, 56 kabupaten/kota di lima provinsi di Kalimantan.
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Nalendro Priambodo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKAPAPAN - Setelah meyakinkan stok BBM dan LPG di Kalimantan aman selama Ramadhan dan Idul Fitri, dengan menambah pasokan BBM dan LPG, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI, juga menyiapkan strategi mengamankan distribusi BBM dan LPG ke masyarakat, termasuk melakukan pemantauan berkala dan membentuk Tim Satgas (satuan tugas).
“Pertamina telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang mulai aktif bekerja pada H-15 hingga H+15 Idul Fitri. Bahkan pada H-5 s.d H+5 Idul Fitri, satgas dan supply point seperti TBBM dan Terminal LPG jika diperlukan akan beroperasi selama 24 Jam sebagai antisipasi meningkatnya tren konsumsi pada puncak arus mudik dan arus balik. Serta dilakukan penambahan armada mobil tangki sebanyak 49 unit, untuk memperkuat armada normal yang berjumlah 478 unit mobil tangki", ujar GM Marketing Operation Region VI, Made Adi Putra, Jumat (11/5/2018) sore.
Satgas ini dibentuk dalam rangka memonitor stok BBM dan LPG secara lebih komprehensif yang diperkuat oleh person in charge (PIC) dari berbagai fungsi, di antaranya Sales Excecutive baik Retail Maupun Domestic Gas, Aviasi, Supply & Distribution, Keuangan, IT dan didukung penuh oleh Hiswana Migas serta berbagai fungsi dan instansi terkait lainnya.
“Tidak hanya membentuk Satgas yang beranggotakan Internal Pertamina, koordinasi dengan pihak eksternal seperti pemerintah daerah setempat, pihak kepolisian hingga dinas-dinas terkait akan terus kami lakukan”, jelas Made.
Selain itu, mempertimbangkan tren konsumsi BBM dan LPG yang terjadi tahun lalu, pada masa puasa dan Idul Fitri tahun 2018 ini Pertamina telah menyiapkan stok tambahan yang bervariasi di tiap-tiap daerah dengan rata-rata kenaikan 15 % untuk produk BBM dan 7 % untuk LPG.
Baca juga:
Mako Brimob Rusuh, Satu Klub Liga 2 Langsung Terkena Imbas
Simic Tergeser dari Puncak Top Scorer Piala AFC 2018 oleh Dua Pemain Sekaligus
Tak Sekadar Lihat Pemandangan Samarinda dari Sungai, Ini Atraksi Wisata yang Bakal Melengkapi
Gara-gara Namanya Kepanjangan, Penumpang Pesawat Kena Tambahan Biaya Pemesanan Tiket
Adapun SPBU yang diperkirakan akan buka 24 jam itu berada di jalur mudik utama di Kalimantan, diantaranya jalur Samarinda - Balikpapan, Balikpapan - Banjarmasin dan Kalimantan Barat.
Tidak jauh berbeda dengan produk BBM, Pertamina juga telah menyiapakan antisipasi kenaikan konsumsi produk LPG khususnya 3 Kg.
Melihat tren konsumsi pada momen Ramadhan dan Idul FItri sebelumnya, kenaikan konsumsi LPG 3 Kg di Kalimantan Timur diperkirakan mencapai angka 11 % atau sekitar 362 MT per hari jika dibandingkan dengan rata-rata konsumsi normal.
Sedangkan untuk LPG Non-Subsidi diprediksi mengalami peningkatan hingga 12 % dengan rata-rata konsumsi 99,28 MT per hari.
Selain menambah pasokan LPG dan pembentukan satgas, langkah lain yang dilakukan guna memastikan pasokan LPG aman selama Ramadhan dan Idul Fitri, Pertamina juga memperbantukan sekitar 70 persen SPBU miliknya sebagai pangkalan tambahan penyaluran LPG.
"Insyaa Allah semua aman,"ujarnya.
Sebagai informasi, wilayah kerja Pertamina MOR VI meliputi 617 kecamatan, 56 kabupaten/kota di lima provinsi di Kalimantan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/made-adi-putra_20180511_201517.jpg)