Gunung Merapi Erupsi

Tanpa Pertanda, Gunung Merapi Meletus, Wajar Nggak Sih? Ini Penjelasan Ahli

Alasannya adalah tidak ada tanda-tanda erupsi seperti gempa vulkanik yang mendahului fenomena ini.

Twitter
Gunung Merapi mengalami letusan freatik pada Jumat (11/5/2018) 

Menurut Wiwit, sebenarnya letusan freatik pada Gunung Merapi telah beberapa kali terjadi semenjak letusan besar pada 2010.

Wiwit juga mencontohkan letusan freatik yang terjadi di Jepang

"Jepang sendiri yang jauh lebih maju teknologi monitoring gunungapinya juga belum mampu melihat tanda-tanda sebelum erupsi phreatic, misal di Gunung Ontake tahun 2014 bahkan membawa puluhan korban jiwa," ujar Wiwit.

"Saya dua tahun lalu juga sempat mampir ke Gunung Hakone di Jepang yang pada 2015 meletus freatik juga hampir tidak ada tanda-tanda fisika sebelumnya (sebelum meletus freatik)," kisahnya.

Wiwit juga mengatakan, saat ini upaya mendeteksi tanda-tanda letusan freatik sedang dilakukan oleh para ahli gunung api.

Baca: Najwa Shihab Cecar Jubir HTI untuk Lebih Transparan, Yusril Ihza Mahendra: Kamu Bukan Penyidik

Baca: Kafilah Bulungan Tiga Kali Juara Lomba Cerdas Cermat MTQ Kaltara

Baca: Sambut Ramadan dan Cegah Radikalisme, Ansor Balikpapan Selenggarakan Pawai 1.000 Obor

"Di antaranya dengan memasang instrumen monitoring yang lebih sensitif, memanfaatkan data penginderaan jauh dari satelit, dan lainnya," kata Wiwit.

Menyoal letusan freatik sendiri, menurut Wiwit, ini sebenarnya adalah salah satu tipe erupsi gunung api.

"Hanya biasanya kalau di Indonesia erupsi merupakan istilah untuk magmatic eruption," tambah Wiwit. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Wajarkah Gunung Merapi Meletus Tiba-tiba Tanpa Pertanda Lebih Dulu?, http://www.tribunnews.com/regional/2018/05/11/wajarkah-gunung-merapi-meletus-tiba-tiba-tanpa-pertanda-lebih-dulu?page=all.

Editor: Sugiyarto

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved