Sabtu, 11 April 2026

Pilkada Serentak

Kunjungi Desa Pampang, KPU Ingatkan Pentingnya Momentum 27 Juni

Proses sosialisasi tersebut dilakukan dengan cara diskusi dua arah antara KPU serta kalangan mahasiswa yang ada di Kaltim.

TRIBUN KALTIM / ANJAS PRATAMA
Suasana saat sosialisasi partisipasi pemilih dalam Pilkada Kaltim 2018 yang dilakukan KPU Kaltim di Desa Pampang, Selasa (15/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Anjas Pratama

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Proses final Pilkada Kaltim yang menyisakan 1 bulan lebih hingga 27 Juni, hari pencoblosan mendatang, terus disosialisasikan KPU Kaltim ke beberapa daerah.

Terbaru, pada Selasa (15/5/2018), KPU mengunjungi Desa Budaya Pampang, sekaligus melakukan sosialisasi

“Jadi, KPU adakan sosialisasi bersama dengan kalangan mahasiswa di wilayah Pampang. Kami beranggapan ini adalah kearifan lokal, yang harus dilestarikan. Di sini, tingkat partisipasi pemilih termasuk tinggi. Partisipasinya di atas 70 persen. Ini menandakan adanya kearifan lokal ikut berimbas pada tingkat partisipasi pemilih di wilayah lain di Kaltim,” ucap Ketua KPU Kaltim, M. Taufik, Selasa (15/5).

Proses sosialisasi tersebut dilakukan dengan cara diskusi dua arah antara KPU serta kalangan mahasiswa yang ada di Kaltim.

“Ini sekaligus menjadi tantangan untuk kalangan mahasiswa. Kan mahasiswa merupakan kalangan terdidik. Kalau nanti tidak memilih, maka bisa kalah dengan daerah Pampang yang tingkat partisipasinya tinggi,” ucap Taufik.

 
 

Tak hanya di Pampang, agenda sosialisai tersebut, juga akan terus dilakukan hingga menjelang proses pencoblosan di 27 Juni.

Diharapkan, meriahnya pesta rakyat Pilkada Kaltim yang diikuti 4 paslon saat ini, juga berimbas pada tingginya angka pemilih di 27 Juni mendatang.

“Kami berharap, semua elemen masyarakat, tak lupa bahwa 27 Juni nanti adalah hari penting bagi masyarakat Kaltim, dimana pemimpin selama 5 tahun ke depan, ditentukan di hari tersebut,” ucapnya.

Diketahui, dalam Daftar Pemilih Tetap Kaltim tercatat sedikitnya 2,3 juta jiwa yang nantinya bakal menjadi pemilik suara dalam Pilgub Kaltim 2018.

Dari keseluruhan DPT, Samarinda, Balikpapan, dan Kukar memiliki angka DPT tertinggi yakni di atas 200.00. Rinciannya, Samarinda 549.626 pemilih, Balikpapan 414.518 pemilih dan Kukar 467.760 pemilih. Sedangkan Mahulu memiliki jumlah DPT terendah yakni 21.170 pemilih. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved