Teror Bom Surabaya

Ngeri, Doktrin Jihad terhadap Anak-anak: Ada Polisi, Kok Nggak Abi Tembak Saja?

Rupanya ada alasan tersendiri kenapa para terduga teroris di Surabaya melakukan aksi bom bunuh diri dengan mangajak anak dan istrinya.

Ngeri, Doktrin Jihad terhadap Anak-anak: Ada Polisi, Kok Nggak Abi Tembak Saja?
Kolase
Keluarga Dita Supriyanto, pelaku bom 3 gereja Surabaya. 

"Saya yakin mereka tak kuasa menolak hal ini. Misalnya begini: 'Nak, mau nggak kamu ikut Abi dan Umi ke surga? Nggak sakit kok. Cuma tinggal pencet tombol ini, maka kita sudah terbang dan kita ke surga," kata Sofyan.

Baca: Pakai Baju Kembaran Siapa Nih yang Lebih Keren, Kate Middleton, Paris Hilton, atau Tina Toon?

Sofyan menjelaskan bahwa anak-anak itu sangat yakin mereka akan masuk surga bersama orang tuanya.

Ia lalu menjelaskan bagaimana cara doktrin perlahan kepada istri dan anak-anaknya.

"Pertama seseorang terpapar biasanya melalui ayahnya. Lewat pergaulan ayahnya, lalu dia mengajar kepada istrinya baru anak-anaknya," jelasnya.

Ia mencontohkannya dengan mengajak anak-anaknya menonton film jihad sampai mendengar petasan agar sang anak tidak kaget.

Namun ada kejadian unik yang dialaminya akibat doktrin yang ia tanamkan itu dan membuatnya terkejut.

Baca: Inilah Sosok Doria Ragland, Ibunda Meghan Markle yang Peduli dengan Pendidikan

Saat itu, ia bersama keluarganya sedang makan di RM Padang dan di tempat itu juga ada anggota polisi yang sedang makan juga.

"Setelah polisinya pergi, anak saya yang baru kelas 3 SD bilang 'Bi, itu ada polisi kok nggak Abi tembak saja?'. Di situ saya mikir, bahaya sekali video-video itu, sudah tertanam mereka, itu anak kelas 3 SD loh," katanya.

Nah sejak saat itu, saat ia masuk penjara, dirinya berjanji tidak akan lagi memperlihatkan video jihad pada anak-anaknya. (Tribunnews/Vivi Febrianti)

Simak videonya di sini:

 

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul 'Bi, Itu Ada Polisi, Kok Nggak Abi Tembak Saja?', http://bogor.tribunnews.com/2018/05/19/bi-itu-ada-polisi-kok-nggak-abi-tembak-saja?

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved