Pemkot Samarinda Berencana Pindahkan Pusat Pemerintahan ke Dekat Bandara
Padahal, kata dia, masterplan ini memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk mengurai dan mengatasi kemacetan.
Penulis: Doan E Pardede |
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemkot Samarinda berencana memindahkan pusat pemerintahan ke dekat Bandara APT Pranoto, yang akan mulai beroperasi mulai 24 Mei 2018 mendatang.
Hal ini terungkap dalam Rapat seputar Penyusunan Masterplan Transportasi Kota Samarinda yang digelar di Balaikota Samarinda, Rabu (23/5/2018).
Haris Muhammadun, dari PT Tranadi Tata Utami selaku konsultan yang menyusun masterplan ketika ditemui usai rapat menyampaikan, masterplan yang akan disusun ini akan berlaku selama 20 tahun.
Baca juga:
Dicoret 2 Kali dari Skuat Belgia Jelang Piala Dunia, Ada Apa dengan Radja Nainggolan?
Gali Lubang Toilet Hingga Jadi Terowongan Sepanjang 70 Meter, Narapidana ini Justru Alami Hal Tragis
Waspadai Empat Potensi Kebakaran Selama Ramadan, Salah Satunya dari Mainan Musiman
KSOP Belum Bisa Pastikan Penyebab Kecelakaan Speedboat SB Harapan Baru Express
"Jadi selama 20 tahun akan ada panduan, transportasi ini akan bagaimana," ujarnya.
Haris menuturkan, saat ini, transportasi darat, udara, air (sungai) ada di Kota Samarinda.
Namun hingga saat ini, Kota Samarinda sama sekali belum memiliki masterplan seputar transportasinya.
Padahal, kata dia, masterplan ini memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk mengurai dan mengatasi kemacetan.
Seiring dengan akan beroperasinya Bandara APT Pranoto dan jalan tol Balikpapan - Samarinda, adanya masterplan ini menurutnya menjadi sebuah keharusan.
Beroperasi bandara dan jalan tol ini akan memberikan banyak perubahan bagi Kota Samarinda, khususnya dalam hal transportasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/beecraft_20180520_165718.jpg)