Selasa, 14 April 2026

Jalan Poros Kelay Masih Jadi Titik Paling Rawan Bagi Pemudik

medan jalan berkelok dan banyak dilintasi kendaraan besar seperti truk pengangkut sawit dan CPO juga dianggap membahayakan

TRIBUNKALTIM.CO – Menjelang musim mudik lebaran, Polres Berau melakukan berbagai antisipasi untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan para pemudik yang melintasi Kabupaten Berau.

Kapolres Berau, AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kasatlantas, AKP Wisnu Dian Ristanto mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional untuk melakukan perbaikan sejumlah titik ruas jalan yang mengalami kerusakan.

 “Harapannya, minimal beberapa hari sebelum lebaran, jalan yang rusak sudah diperbaiki,” ujarnya, Jumat (25/5/2018). Menurutnya, ada 3 jalur utama yang padat dilintasi oleh pengendara saat libur bersama nanti.

 Baca: Menyelam di Pulau Balabalagan, Tak Jauh dari Balikpapan, Suguhan Alamnya Menakjubkan

Jalan Poros Kelay, menurut Wisnu merupakan titik yang paling rawan. 

“Terutama di Kecamatan Kelay, masih ada beberapa titik yang rusak akibat longsor. Demikian juga dengan jalur Berau-Bulungan juga ada beberapa titik yang rusak,” katanya lagi. 
 

Kondisi yang sama juga terjadi di Jalan Poros Berau-Bulungan, medan jalan berkelok dan banyak dilintasi kendaraan besar seperti truk pengangkut sawit dan CPO juga dianggap membahayakan.

Baca: Cuma Hari Ini, Flash Sale dan Diskon hingga 99 Persen di Tokopedia

Selain itu, ruas jalan menuju Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan juga diprediksi akan dipadati oleh pengendara seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Karena selain mudik, lebaran ini juga libur panjang. Ada yang pulang kampung halaman, ada juga yang berwisata. Dan Tanjung Batu adalah pintu masuk ke objek-objek wisata, jadi kami prediksi arus lalu lintas menuju Tanjung Batu juga akan meningkat,” jelasnya.

Karena itu, pihaknya juga akan mendirikan pos-pos pengamanan di tempat-tempat wisata. Dipaparkannya, sejumlah titik pos pengamanan akan didirikan di Pulau Derawan, jalan poros dari Kecamatan Gunung Tabur hingga Kampung Tanjung Batu yang menjadi pintu gerbang wisata.

Baca: Kabar Perselingkuhan Dibantahnya, Hoaks Itu, Fadli Zon akan Tempuh Jalur Hukum

“Karena banyak sekali yang melintasi jalur darat dan lalu lintasnya cukup padat. Sementara kondisi jalan banyak yang rusak dan ada beberapa titik yang longsor,” imbuhnya. Kondisi ini, menurut Wisnu, berpotensi mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, terutama saat cuaca buruk, hujan lebat dan kabut menurunkan jarak pandang.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved