Jumat, 10 April 2026

Untung Pedagang Ayam Bisa Berlipat-lipat, Sekkot Ingatkan Pesan MUI

Masalah tingginya harga daging ayam saat bulan Ramadan, khususnya jelang Lebaran di Kota Samarinda belakangan menjadi sorotan.

Penulis: Doan E Pardede |
TRIBUN KALTIM/RAFAN A DWINANTO
Harga ayam di Pasar Segiri, awal Ramadan ini meningkat drastis. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Masalah tingginya harga daging ayam saat bulan Ramadan, khususnya jelang Lebaran di Kota Samarinda belakangan menjadi sorotan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun, harga ayam di peternakan hanya sekitar Rp 23 ribu - Rp 25 ribu per ekor.

Namun sampai di pasar, harga ayam bisa mencapai Rp 65 ribu per ekor.

Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin kepada Tribunkaltim.co, Selasa (5/6/2018) mengatakan bahwa penentuan harga ini memang menjadi hak pedagang atau pengusaha yang terlibat dalam jual beli daging ayam.

Pemerintah sendiri tak bisa memberikan sanksi.

Baca: Usai Dilantik Jadi Ketua KONI Balikpapan, Ini yang akan Dilakukan Sirajuddin Machmud

Hal yang bisa dilakukan adalah menggugah pedagang dan pengusaha untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa memberatkan atau merugikan masyarakat.

Sugeng berharap agar saat kelangkaan daging ayam terjadi, pengecer atau pengusaha yang terlibat dalam perdagangan ayam tidak mengambil kesempatan untuk mengambil keuntungan sebesar-sebesarnya.

"Punya rasa empatilah dengan masyarakat. Janganlah aji mumpung. Kalau memang stoknya sedikit, ya sudah. Jangan langsung dinaikkan harganya. Harga normalnya Rp 35 ribu dijual sampai Rp 60 ribu kan nggak rasional. Margin untungnya katanya Rp 3 ribu saja, berarti bohong kan. Hampir 30 ribu seekor," ujarnya.

Baca: KSOP Temukan 61 Life Jacket yang Tidak Layak Digunakan

Sugeng juga mengingatkan bahwa Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Samarinda KH Zaini Naim pernah berpesan bahwa mengambil untung berlipat-lipat dalam berdagang juga tidak diperkenankan.

"Untung berlipat-lipat itu nggak boleh dalam ajaran agama," katanya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved