Mudik Lebaran

KSOP Temukan 61 Life Jacket yang Tidak Layak Digunakan

Tim inspektur ini memeriksa semua peralatan dan kelengkapan keselamatan yang ada di speedboat reguler seperti life jacket.

KSOP Temukan 61 Life Jacket yang Tidak Layak Digunakan
TRIBUN KALTIM/JUNISAH
Tim Maritim Inspektur melakukan pemeriksaan dan pengecekan peralatan dan kelengkapan keselamatan di speedboat reguler, Selasa (5/6/2018) di Pelabuhan Tengkayu I. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Junisah

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Dalam rangka kesiapan angkutan Lebaran, Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tarakan kembali melakukan pemeriksaan dan pengecekan terhadap armada speedboat reguler yang melayani arus mudik di Pelabuhan Tengkayu I, Selasa (5/6/2018).

Dalam pemeriksaan ini KSOP menurunkan langsung tim maritim inspektur.

Tim inspektur ini memeriksa semua peralatan dan kelengkapan keselamatan yang ada di speedboat reguler seperti life jacket bagi penumpang dan pengujian stering hidrolik.

Kepala KSOP  Kelas III Tarakan Letkol Marinir Abdul Rahman melalui Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli Syahruddin mengatakan, pemeriksaan dan pengecekaan peralatan dan kelengkapan yang dilakukan ini merupakan sarana penunjang untuk keberngkatan.

Baca: Hadapi Lonjakan Penumpang Jelang Lebaran, Dishub Periksa 20 Kendaraan Umum

“Kita melakukan kegiatan pemeriksaan dan pengecekan terhadap speedboat reguler untuk mewujudkan dan menciptakan transporatasi yang aman, nyaman demi keselamatan bersama selama melakukan pelayaran di perairan,” ucap Syahruddin, Selasa (5/6/2018).  

Syahruddin mngatakan, khsus pengecekan life jaket, pihaknya mendapatkan 61 buah life jacket yang tidak layak lagi digunakan dari 10 speedboat reguler.

Pasalnya life jacket itu mengalami kerusakan, mulai dari talinya rusak, kainnya sobek hingga gabusnya menipis.

“Melihat life jacket yang tidak layak digunakan ini kami langsung mengamankan dan menyimpan di gudang kami. Sebab life jacket yang kita amankan ini sudah tidak bisa lagi diperbaiki dan harus diganti dengan life jacket yang baru,” katanya.

Baca: Gara-gara Lilin, Rumah Purwanto Ludes Terbakar

Dengan ditemukannya life jacket yang tidak layak digunakan, KSOP akhirnya mengizinkan speedboat reguler melakukan pelayaran sesuai dengan jumlah life jacket yang masih bagus.

Misalnya kapasitas speedboat  50 orang penumpang, namun ternyata hanya 30 buah life jacket yang masih bagus.

Artinya hanya 30 orang penumpang yang boleh diangkut dan diberangkatkan.

“Kita berlakukan tegas untuk pemakaian jaket ini. Kita hanya izinkan speedboat yang berangkat sesuai dengan jumlah life jacket yang masih layak digunakan. Tapi kalau nakhoda atau pemilik kapal langsung menganti life jacket yang baru saat kita amankan life jacket yang tidak layak yah tidak masalah. Yang penting kita hitung penumpang sesuai jumlah life jacket yang layak digunakan,” tegasnya.

Seperti diketahui, mulai awal Ramadan hingga saat ini KSOP telah menemukan 95 buah life jacket yang tidak layak digunakan dari beberapa speedboat reguler saat dilakukan pemeriksaan dan pengecekan peralatan dan kelengkapan keselamatan oleh petugas. (*)

Penulis: Junisah
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved