Piala Dunia 2018
Luzhniki Stadium; Venue Final Piala Dunia 2018 Ternyata Prototipe Stadion Termegah di Indonesia
Timnas Prancis dan Kroasia akan saling sikut di partai final Piala Dunia 2018 di Luzhniki Stadium, Minggu (15/7/2018).
TRIBUNKALTIM.CO - Partai final Piala Dunia 2018 akan digelar di stadion yang memiliki keterkaitan dengan Indonesia, Luzhniki Stadium.
Timnas Prancis dan Kroasia akan saling sikut di partai final Piala Dunia 2018 di Luzhniki Stadium, Minggu (15/7/2018).
Luzhniki Stadium menjadi salah satu dari 12 stadion yang digunakan untuk menggelar pertandingan akbar Piala Dunia 2018.
Selain sebagai venue partai final, Luzhniki Stadium juga menjadi tempat diselenggarakannya pembukaan Piala Dunia 2018 antara tuan rumah Rusia, melawan Arab Saudi.
Tuan rumah kala itu menang 5-0 atas Arab Saudi.
Stadion berkapasitas 81 ribu penonton itu ternyata memiliki keterkaitan dengan stadion termegah di Indonesia, Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Dilansir BolaSport.com dari Tribun Travel, Bapak Proklamator Indonesia, Ir Soekarno, pernah berpidato di stadion tersebut di depan publik Rusia (dulu Uni Soviet) pada 1956.
Agaknya Soekarno sangat terkesan dengan kemegahan stadion tersebut.
Sehingga, sekembalinya ia dari Rusia, ia memerintahkan untuk membangun stadion yang serupa di Jakarta.
Stadion itu kemudian dibangun untuk menyambut Asian Games 1962 ketika Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah.
Untuk pembangunan stadion tersebut, pemerintah Indonesia menggunakan pinjaman dana dan ahli konstruksi dari Rusia.
Baca juga:
Perancis Vs Kroasia - Akankah Drama Semifinal Piala Dunia 1998 Terulang di Luzhniki?
Duo Pemain Anyar Borneo FC Bisa Jalani Debut Lawan Barito Putera
Tudingan Pelanggaran HAM yang Ditujukan pada Prabowo Kembali Mencuat, Gerindra Angkat Bicara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/stadion-luzhniki_20180614_202354.jpg)