Rabu, 20 Mei 2026

Piala Dunia 2018

Luzhniki Stadium; Venue Final Piala Dunia 2018 Ternyata Prototipe Stadion Termegah di Indonesia

Timnas Prancis dan Kroasia akan saling sikut di partai final Piala Dunia 2018 di Luzhniki Stadium, Minggu (15/7/2018).

Tayang:
INSTAGRAM
Stadion Luzhniki di Moskow 

TRIBUNKALTIM.CO - Partai final Piala Dunia 2018 akan digelar di stadion yang memiliki keterkaitan dengan Indonesia, Luzhniki Stadium.

Timnas Prancis dan Kroasia akan saling sikut di partai final Piala Dunia 2018 di Luzhniki Stadium, Minggu (15/7/2018).

Luzhniki Stadium menjadi salah satu dari 12 stadion yang digunakan untuk menggelar pertandingan akbar Piala Dunia 2018.

Selain sebagai venue partai final, Luzhniki Stadium juga menjadi tempat diselenggarakannya pembukaan Piala Dunia 2018 antara tuan rumah Rusia, melawan Arab Saudi.

Tuan rumah kala itu menang 5-0 atas Arab Saudi.

Stadion berkapasitas 81 ribu penonton itu ternyata memiliki keterkaitan dengan stadion termegah di Indonesia, Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Dilansir BolaSport.com dari Tribun Travel, Bapak Proklamator Indonesia, Ir Soekarno, pernah berpidato di stadion tersebut di depan publik Rusia (dulu Uni Soviet) pada 1956.

Agaknya Soekarno sangat terkesan dengan kemegahan stadion tersebut.

Sehingga, sekembalinya ia dari Rusia, ia memerintahkan untuk membangun stadion yang serupa di Jakarta.

Stadion itu kemudian dibangun untuk menyambut Asian Games 1962 ketika Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah.

Untuk pembangunan stadion tersebut, pemerintah Indonesia menggunakan pinjaman dana dan ahli konstruksi dari Rusia.

Baca juga:

Perancis Vs Kroasia - Akankah Drama Semifinal Piala Dunia 1998 Terulang di Luzhniki?

Duo Pemain Anyar Borneo FC Bisa Jalani Debut Lawan Barito Putera

Tudingan Pelanggaran HAM yang Ditujukan pada Prabowo Kembali Mencuat, Gerindra Angkat Bicara

Mendayung Bersama di Satu Perahu, Cak Imin: PKB Resmi Dukung Jokowi Lanjut Dua Periode

Oleh karena itu, Luzhniki Stadium kemudian disebut sebagai kembaran Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Dari segi bangunan, Luzhniki Stadium dan SUGBK memiliki perbedaan yang cukup besar.

Kapasitas Luzhniki Stadium mencapai 81 ribu penonton, sementara SUGBK hanya 76 ribu penonton.

Lalu dari rumput stadion, Luzhniki memakai rumput hybrid, sedangkan SUGBK menggunakan rumput Zoysia Matrella.

Luzhniki Stadium membutuhkan dana sebesar 350 juta euro untuk proses pembangunan.

Adapun SUGBK tak sampai setengahnya, atau sekitar 59 juta euro hingga proses renovasi pada 2017. (Bolasport.com)

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved