Lapangan Usaha Konstruksi Tertinggi Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Kaltim di Triwulan II 2018
Pertambangan dan penggalian masih memegang peranan sebesar 45,26 persen dalam PDRB Kaltim.
Penulis: Rafan Dwinanto |
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi, pada triwulan II 2018, Kaltim disumbang oleh jasa konstruksi.
Sementara sektor pertambangan dan penggalian yang menjadi lokomotif utama Kaltim, justru menjadi satu-satunya sektor yang memberi andil negatif terhadap pertumbuhan ekonomi di triwulan II 2018 sebesar minus 0,99 persen.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS ) Kaltim, sektor konstruksi mengalami pertumbuhan 0,68 persen.
Selanjutnya disusul lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, serta reparasi mobil dan sepeda motor yang juga tumbuh 0,52 persen.
"Pertumbuhan ekonomi Kaltim di triwulan II-2018 masih kecil. Tapi, angka ini belum menjadi gambaran ekonomi Kaltim tahun ini. Karena masih triwulan III dan triwulan IV yang masih belum memberikan gambaran sampai akhir tahun," ujar Kepala Badan Pusat Statistik Kaltim, Atqo Mardiyanto, Senin (6/8/2018).
Sementara, struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kaltim, atas dasar harga berlaku (ADHB) triwulan II 2018, tidak menunjukkan perubahan berarti.
Struktur PDRB Bumi Etam masih bersandar pada lima lapangan usaha utama.
Pertambangan dan penggalian masih memegang peranan sebesar 45,26 persen dalam PDRB Kaltim.
Baca juga:
Simak Deret Video Amatir Gempa NTB; Warga Panik Berhamburan hingga Kondisi Kerusakan Bangunan
PKPU HI Tawarkan Hewan Kurban Mulai Rp 1,5 Juta, Bakal Jangkau Daerah Terpencil Nusantara
Sultan Adji Muhammad Salehuddin II Tutup Usia, Muncul Wacana Pengusulan Jadi Pahlawan Nasional
Presiden Venezuela Diserang Drone Peledak, TNI AU Ingatkan Penerapan Aturan 'No Flight Zone'
Selanjutnya disusul lapangan usaha industri pengolahan dengan peranan sebesar 18,33 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/penambangan-batubara_20170928_232103.jpg)