Dari Kuota 150, Hanya 13 Taksi Online yang Miliki Izin dan Berstiker

Menurutnya, aturan terkait Angkutan Sewa Khusus (ASK) sudah diatur dalam Permenhub Nomor 108 tahun 2017.

Dari Kuota 150, Hanya 13 Taksi Online yang Miliki Izin dan Berstiker
ARSIP TRIBUN KALTIM
Sudirman Djayaleksana, Kepala Dinas Pehubungan 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Aris Joni

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dari kuota 150 unit taksi online yang boleh beroperasi di Kota Balikpapan, hanya 13 unit saja yang telah memiliki izin dan berstiker.

Sedangkan yang masih berposes dalam pengurusan izin terdapat sebanyak 68 unit.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana.

"Kesetaraan itu yang dituntut oleh sopir taksi konvensional. Karena mereka berizin, sedangkan taksi online ada yang berizin, tapi ada juga yang tidak," ujarnya.

Dijelaskan Sudirman, dirinya meminta para sopir taksi online untuk segera mengurus izin berhubung masih terdapat slot pada kuota yang telah ditentukan pemerintah, yakni 150 unit taksi online.

"Saya meminta taksi online segera mengurus izinnya, berhubung kuota yang disiapkan belum terpenuhi," imbaunya.

Diterangkan Sudirman, dirinya menginginkan seluruh taksi baik konvensional maupun online agar taat hukum.

Baca juga:

Prabowo, Megawati, dan Wapres JK Hadir di Padepokan Pencak Silat TMII, Penonton Gemakan 'Indonesia'

Halaman
12
Penulis: tribunkaltim
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved