Breaking News:

Tolak Pembangunan Masjid di Lapangan Eks Kinibalu, Warga Datangi Balai Kota Samarinda

Puluhan warga yang menolak pembangunan Masjid di eks lapangan sepakbola Kinabalu di Jalan Arjuna, Kelurahan Jawa mendatangi Balai Kota Samarinda

Penulis: Doan E Pardede | Editor: Januar Alamijaya
Tribun Kaltim/Doan Pardede
Achmad Jayansah menunjukkan gambar plang TP4D di lokasi proyek Masjid di eks lapangan sepakbola Kinabalu yang diduga kuat palsu di Balai Kota Samarinda, Jalan Kesuma Bangsa, Rabu (19/9). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Puluhan warga yang menolak pembangunan Masjid di eks lapangan sepakbola Kinabalu di Jalan Arjuna, Kelurahan Jawa mendatangi Balai Kota Samarinda, Jalan Kesuma Bangsa, Rabu (19/9/2018).

Setelah berorasi, perwakilan warga akhirnya ditemui Pelaksana Tugas (Plt) Asisten I Setkot Samarinda, Tejo Sutarnoto di lantai 3 Balai Kota.

Achmad Jayansah, Ketua Umum Pemerhati Daerah Aliran Sungai Kawasan Hutan dan Lahan Indonesia (Pedas Kali) mengatakan bahwa tujuan kedatangan warga adalah mendesak Pemkot Samarinda agar segera menindaklanjuti hasil rapat Forkopimda Kaltim, yang meminta agar proyek masjid tersebut untuk sementara waktu dihentikan.

Proyek tersebut harus dihentikan, salah satunya karena belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Pemkot Samarinda.

Baca: Usai Dilantik, Ini Langkah Jangka Pendek Sang Gubernur Baru untuk Mempercepat Rehabilitasi NTB

Informasi yang dihimpun, kata Achmad, Pemkot Samarinda sudah menerima surat perihal hasil rapat tersebut pada, Rabu (12/9/2018).

Namun setelah seminggu berlalu, sama sekali belum ada langkah konkret yang diambil Pemkot Samarinda.

"Harus ada langkah konkret, paling tidak menyegel. Tapi ini tidak dilakukan," ujarnya.

Achmad juga menyampaikan pihaknya juga sudah bertemu dengan pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim seputar adanya plang Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) di lokasi proyek yang diduga kuat palsu.

Pihak Kejati, kata Achmad, sudah memastikan bahwa plang yang terpasang di lokasi proyek bukan dari Kejaksaan alias bodong.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved