Suporter Tewas
Terungkap dari Drone Mata-mata Persija, Sebelum Haringga Sirla Dikeroyok, Suasana Stadion GBLA Kacau
Namun, ternyata Persija Jakarta sempat menerbangkan drone mata-mata beberapa jam Haringga Sirla dikeroyok oknum Bobotoh.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, beberapa kali mengungkapkan belasungkawa atas tewasnya Jakmania Haringga Sirila karena dikeroyok oknum bobotoh.
Edy Rahmayadi juga beberapa menyampaikan harapannya bahwa peristiwa yang menimpa Haringga Sirila adalah peristiwa yang terakhir kali.
Edy Rahmayadi mengucapkan harapannya itu di beberapa kesempatan, salah satunya adalah ketika diwawancarai presenter KompasTV, Aiman, lewat sambungan satelit.
Berikutnya Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade, berujar lebih keras dan tegas ketimbang Edy Rahmayadi.
Rekonstruksi Tewasnya Suporter Persija di GBLA, Bobotoh Ingin Melerai Tapi Massa Makin Beringas
Liga 1 Dihentikan, Mario Gomez Cari Lawan Tanding Selevel untuk Persib Bandung
Pesan Supardi Nasir Kapten Persib Bandung, kepada Bobotoh Pasca Insiden Tewasnya Haringga Sirila
Dia mengungkapkan itu dalam program acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di TVOne, Selasa (25/9/2018).
Saat diberi kesempatan bicara, Dirut Persija Gede Widiade mengawali dengan berujar bahwa dirinya sudah tidak mau terlalu banyak bicara karena sudah banyak yang berbelasungkawa.
"Mungkin saya tidak terlalu banyak bicara karena sudah banyak yang belasungkawa dan banyak yang mengatakan mungkin tidak akan terulang lagi, tapi nyatanya terulang," kata Gede Widiade di acara ILC.
Menurut Dirut Persija Gede Widiade, dalam peristiwa kemarin ada beberapa hal positif di mana polisi cepat bergerak sehingga tensi Jakmania cepat menurun.
Kini, kata Dirut Persija Gede Widiade, yang paling penting adalah merumuskan sanksi yang mampu memberi efek jera kepada suporter dan klub.
Bukan Hanya Haringga Sirilla, Ini Daftar 76 Suporter Tewas sejak Tahun 1994
Buntut Tewasnya Haringga Sirla, PSSI Beri 3 Sanksi untuk Persib Bandung hingga Hentikan Liga 1 2018
Laga Amal Arema Fc Vs Madura United untuk Mengenang Haringga Sirila, Jadwal dan Harga Tiketnya
"Yang paling penting sekarang kalau kita bicara terus belasungkawa, semoga tidak terjadi lagi, itu klise, yang paling penting rumuskan besok ke depan, kalau sampai terjadi lagi, satu pak, hukumannya sudah tak bisa ditolerir, down grade atau satu tahun tak main di kotanya tanpa penonton.
Jelas kalau menurut saya kalau sampai suporter tak diijinkan nonton 1 tahun," ujar Dirut Persija Jakarta Gede Widiade.
Sebelum mengatakan itu, Dirut Persija Jakarta juga menyinggung di mana PSSI tak menurunkan tim terkait keamanan di pertandinga antara Persib Bandung Vs Persija Jakarta yang termasuk dalam kategori pertandingan berisiko tinggi.
Seharusnya, kata Gede Widiade, PSSI juga menurunkan tim agar Panpel dan klub memiliki second opinion ketika terjadi kesalahan seperti sekarang.
Menurut Dirut Persija Gede Widiade, PSSI perlu duduk bersama-sama dengan klub dan pemerintah untuk merumuskan sanksi yang paling tepat agar memberi efek jera terhadap suporter.
Gede Widiade menilai keputusan PSSI membekukan sementara liga 1 saat ini hanyalah keputusan emosional. (Warta Kota, Theo Yonathan Simon Laturiuw)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pantauan Drone Mata-mata Persija Sebelum Haringga Tewas Dikeroyok Sejak Pukul 10.00 GBLA Sudah Kacau, http://www.tribunnews.com/metropolitan/2018/09/28/pantauan-drone-mata-mata-persija-sebelum-haringga-tewas-dikeroyok-sejak-pukul-1000-gbla-sudah-kacau?page=all.
Editor: Choirul Arifin
Follow Instagram tribunkaltim