Edisi Cetak Tribun Kaltim

Jokowi Perintahkan Kemenhub Buka Rute Luar Kaltim dari Bandara APT Pranoto Dalam 2 Minggu

Presiden Jokowi menugaskan Kementerian Perhubungan untuk segera membuka rute baru dari Bandara APT Pranoto atau yang dikenal Bandara Samarinda Baru

Penulis: tribunkaltim | Editor: Januar Alamijaya
Tribun Kaltim

PT Angkasa Pura 1 sendiri mulai besok (26/10) ikut mengelola Bandara APT Pranoto bersama Unit Pengelolaan Bandar Udara (UPBU). Pengelolaan penuh oleh AP 1 dilakukan per 1 Januari 2019. Penandatanganan MoU antara Kemenhub, Pemprov Kaltim dan PT Angkasa Pura 1 (Persero) telah dilakukan, isinya Kemenhub menyerahkan operasional bandara kepada PT Angkasa Pura 1.

Dia pun berharap semua fasilitas lainnya segera terpasang di Bandara APT Pranoto, seperti lampu runway, agar penerbangan malam hari bisa dilakukan.

"Lampu runway memang belum ada, istilahnya saat ini masih sunrise dan sunset, hanya pagi sampai sore saja, diharapkan segera bisa terpasang," harapnya.

Salman menilai, sejauh ini baru empat maskapai yang ingin mendaratkan pesawatnya di Bandara APT Pranoto, yakni Garuda Indonesia, Wings Air, Batik Air dan Express Air.

"Bulan lalu Garuda sudah pernah survei, Wings pernah minta slot time tapi gagal, Express mereka sudah dapat slot time rute Yogyakarta," ungkapnya.

"Apalagi runway kita bisa dilandasi pesawat besar jenis Boeing maupun Airbus, jadi mudahanlah bisa dua minggu ini ada penerbangan baru," tutupnya.

Baca: Mulai Besok Angkasa Pura 1 ikut Kelola Bandara APT Pranoto, 3 Rute ini jadi Target Awal

Penerbangan Malam

Per 1 Januari 2019, Bandara Internasional APT Pranoto Samarinda dikelola sepenuhnya oleh PT Angkasa Pura 1 (Persero). Demikian diungkapkan Menteri Perhubungan Budi Karya yang mendampingi Presiden Jokowi meresmikan Bandara APT Pranoto.

Dengan dikelola AP 1 yang telah berpengalaman mengelola bandara, pelayanan maupun pengelolaan Bandara APT Pranoto bisa lebih profesional. Dan, nantinya tidak perlu lagi melibatkan APBN, namun menggunakan uang swasta melalui BUMN.

Budi Karya menjelaskan, saat ini pengelolaan Bandara APT Pranoto masih ditangani Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU), namun mulai Jumat (26/10) besok, AP 1 bersama UPBU mulai bertugas mengelola Bandara APT Pranoto.

"Mulai besok (26/10) dikelola bersama AP 1 dan UPBU, karena UPBU ini selesai sampai Desember, jadi per 1 Januari 2019 sudah dikelola sepenuhnya oleh AP 1," ujar Budi Karya, Kamis (25/10).

Pengembangan Bandara APT Pranoto juga akan dilakukan, diantaranya pengembangan terminal bandara, pemasangan lampu runway, termasuk penambahan rute penerbangan.

"Ke depan dilakukan pengembangan terhadap bandara yang ada, untuk dapat menampung lebih banyak penumpang. Saat ini menampung 1,5 juta penumpang, tapi dilihat dari potensinya bisa sampai 5 juta penumpang," jelasnya

.
Kemenhub menargetkan, penerbangan malam hari telah dapat dilakukan pada Februari 2019 dan 2020 pengembangan terminal bandara dilakukan.

Ditambahkan, dengan dimensi runway 2.520 x 45 meter dapat dilandasi dengan pesawat besar jenis Boeing maupun Airbus, dan memudahkan akses transportasi udara, dengan rute tujuan keluar provinsi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved