Selasa, 26 Mei 2026

Edisi Cetak Tribun Kaltim

Xpress Air Buka Rute Penerbangan Samarinda-Yogya

mulai Jumat (26/10), PT Angkasa Pura 1 (Persero) diikutsertakan mengelola Bandara APT Pranoto bersama Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU)

Tayang:
Penulis: tribunkaltim | Editor: Januar Alamijaya
Tribun Kaltim

Xpress Air Buka Rute Penerbangan Samarinda-Yogya

TRIBUNKALTIM.CO ‑ Target waktu dua minggu diberikan Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Perhubungan untuk membuka rute penerbangan luar Kaltim dari Bandara APT Pranoto Samarinda.

Mengejar target itu, sejumlah persiapan pun dikebut. Kesiapan sumberdaya manusia, fasilitas dan kepastian rute menjadi kunci keberhasilan penerbangan pesawat komersil reguler pertama kali ini.

Dinas Perhubungan Kaltim yang ditunjuk pemerintah untuk supervisi kesiapan ini optimistis target tercapai. "Optimis saja, secara teknis bandara tidak ada masalah, tinggal masalah manajemen pendaratan dan operasional," kata Kepala Dinas Perhubungan Kaltim, Salman Lumoindong kepada Tribun, Jumat (26/10).

Baca: Jajaki Kerja Sama Pengelolaan, GM AP I: Kami Kirim Petugas Bantu Peresmian Bandara APT Pranoto

Menurut Salman, persoalan pertama yang harus disiapkan dari sisi peningkatan manajemen sumber daya manusia. Nantinya pengelola harus siap mengatur manajemen penerbangan pesawat jet yang berbeda jauh ketimbang pesawat berjenis baling‑baling yang selama ini ditangani. Salah satunya manajemen ground handling.

Karena itu, mulai Jumat (26/10), PT Angkasa Pura 1 (Persero) diikutsertakan mengelola Bandara APT Pranoto bersama Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU). Sebelum nantinya, pengelolaan penuh oleh PT Angkasa Pura 1 per 1 Januari 2019.

"Pengalaman APT Pranoto belum ada (menangani pesawa jet‑red). Peran Angkasa Pura membantu, supaya pelayanan profesional, ngga kacang‑kacangan. Bukan tidak percaya, tapi perlu pengalaman lah," kata Salman.

Persoalan lain yang harus dikebut, yakni memastikan kedua pengelola aktif membuka keran kepada maskapai untuk membuka rute melalui Bandara APT Pranoto dengan segenap fasilitas yang tersedia di bandara.

Apalagi, sehari sebelumnya, pesawat Kepresidenan RI jenis Boeing Bussines Jet 2 sukses mendarat di bandara yang dikenal dengan sebutkan Bandara Samarinda Baru ini. Keberhasilan ini menjadi salah satu bukti, bandara cukup siap didarati pesawat komersial maskapai lain, walaupun butuh banyak perbaikan.

"Jadi, dari pihak bandara, aktif menjemput bola," katanya.

Baca: Kelola Bandara APT Pranoto, Angkasa Pura Sebut Kelengkapan Safety Masih Terbatas

Informasi yang ia dapat, setidaknya ada sejumlah maskapai yang berkeinginan membuka rute dari APT Pranoto. Salah satunya, Garuda Indonesia, yang bulan lalu menyurvei lokasi.

Maskapai plat merah ini, masih menunggu perbaikan longsor di landasan dan lampu penerangan malam yang kini masih berproses.

"Dalam waktu dekat ini, Xpress Air rute Samarinda-Yogyakarta. Minggu depan inagurasi pesawat Boeing tujuan Yogyakarta ke Bandung. Dalam waktu dua minggu ini, terealisir," katanya seraya mengatakan, belum mendapat info berapa perjalanan per minggunya.

Mengenai teknis, termasuk transisi pengelolaan dari UPBU ke PT Angkasa Pura 1, awal 2019 nanti, pemerintah menyerahkan semua pada operator. Pihaknya hanya ditugaskan mensuvervisi persiapan ini.

"Kami cuma wakil pemerintah, memastikan tidak terjadi masalah. Kalau ada masalah, Pemprov bisa turun tangan, memecahkan masalahnya," katanya.

Baca: Jokowi Minta Ada Rute dari APT Pranoto ke Jakarta, Kadishub Kaltim: Kita kejar Angkasa Pura

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved