Liga Indonesia

Jelang Borneo FC vs Persela Lamongan - Hari Ini Kedua Tim Jajal Uji Coba Lapangan

Borneo FC akan menyambut tamunya, Persela Lamongan dalam laga lanjutan Gojek Liga 1 2018 pekan 32 di Stadion Segiri Samarinda, Senin (26/11/2018).

(HO/MO Borneo FC)
Borneo FC menjalani latihan di Stadion Segiri Samarinda Jumat (23/11/2018) 

"Dan ini juga dilakukan pemain, untuk ajak masyarakat ke stadion, lewat medsos maupun bertemu langsung," tambahnya.

Pihaknya pun optimis disisa laga Borneo FC, stadion bakal dipenuhi penonton, terlebih saat ini Borneo Fc berada di posisi lima klasemen sementara, dan tengah berupaya dapat menembus tiga besar diakhir kompetisi agar dapat berlaga di kancah Asia.

Borneo FC Launching Jersey 2019 di Laga Akhir Melawan PS Tira

Stadion Segiri, kandang Borneo FC
Stadion Segiri, kandang Borneo FC (TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO)

Kendati berharap agar penonton dapat memenuhi stadion disisa laga tim berjuluk Pesut Etam itu, namun selama ini pihaknya hanya mencetak tiket paling sedikit 4.000 dan paling banyak 8.000 tiket per laganya.

Namun, jumlah tiket tersebut dapat bertambah tergantung dengan lawan yang dihadapi Borneo FC.

Tapi, tiket juga pernah dicetak sampai 13 ribu lembar saat gelaran turnamen lalu.

"Kami yakini ini merupakan kultur sepak bola Indonesia, rata-rata jika tim lagi bagus-bagusnya, apalagi bisa tembus papan atas, makanya akan banyak suporter yang datang. Dan, telah terjadi peningkatan sejak Borneo Fc dapat menduduki posisi lima saat ini," jelasnya.

"Dan, kami optimis disisa laga ini ada progres laga terakhir melawan PSIS Semarang peningkatannya lumayan, mudah-mudahan bisa lebih baik lagi," harapnya.

Wanderley Junior Ungkap Perseru Serui Makin Percaya Diri Usai Imbangi Persib Bandung

Lanjut dia menjelaskan, bahkan Borneo Fc pernah membuat rekor saat laga Final Piala Gubernur Kaltim 2016, Borneo Fc melawan Madura United, saat itu stadion Utama Palaran penuh oleh penonton yang datang langsung menyaksikan laga yang akhirnya dimenangi oleh Borneo Fc.

Bahkan, jumlah penonton yang datang saat itu, masih lebih tinggi dibandingkan dengan laga Timnas U-19 era Evan Dimas melawan Borneo FC junior.

"Piala Presiden babak 8 besar lawan Persib Bandung dan semi final piala Jenderal Sudirman lawan Semen Padang, tiket sold out, bahkan salah satu stasiun TV sampai membuat layar lebar di luar stadion. Dan, kita pecahkan rekor di stadion Palaran," urainya.

Terkait dengan menggratiskan tiket diakhir laga, sebagai upaya agar penonton dapat memenuhi stadion, Novi Umar menjawab hal itu tidak mungkin terjadi, pasalnya Liga memang melarang hal itu.

Indonesia Vs Filipina, Sven-Goran Eriksson Waspadai 4 Pemain Garuda Muda

"Tidak mungkin menggratiskan tiket, karena dilarang Liga, bukan kita tidak mau. Dulu saat Divisi Utama lawan Persis Solo di babak delapan besar, sempat kita gratiskan, tapi tidak boleh, dan tetap harus ada nominal harga. Dan, hal itu memang tidak mungkin dilakukan, karena cost untuk jalankan pertandingan tinggi," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved