Rabu, 27 Mei 2026

Daftar 22 Suporter Tewas dan Edy Rahmayadi yang Tetap Jadi Ketua Umum PSSI hingga 2020

Save Our Soccer (SOS), lembaga swadaya yang mengamati isu sepak bola nasional, mencatat sebanyak 22 suporter meninggal sejak Edy Rahmayadi menjabat.

Tayang:
Penulis: tribunkaltim |
MUHAMMAD ROBBANI/BOLASPORT.COM
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi pada acara kerja sama PSSI-BRI, Rabu (1/8/2018). 

Daftar 22 Suporter Tewas dan Edy Rahmayadi yang Tetap Jadi Ketua Umum PSSI hingga 2020 

TRIBUNKALTIM.CO - Nama Edy Rachmayadi  tetap akan memimpin Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) paling tidak hingga dua tahun mendatang. 

Gagalnya Timnas Indonesia di Grup B sehingga tak lolos semifinal Piala AFF 2018 tak membuat posisi Edy Rahmayadi goyang di PSSI

Selain itu, beberapa isu negatif yang menghubungkan rangkap jabatan juga tak membuat Edy Rahmayadi turun dari tahta Ketum PSSI. 

Komite Eksekutif PSSI Akui Kelabakan soal Atensi Negatif dan Desakan Mundur terhadap Edy Rahmayadi

Soroti Edy Rahmayadi, Lagu Wartawan Harus Baik Menggema di Laga Timnas Garuda vs Filipina

Dilansir dari Kompas.com, Federasi Sepak Bola Indonesia ( PSSI) menyusun beberapa agenda yang akan dibahas pada Kongres PSSI 2019 untuk kinerja mereka selama satu tahun ke depan.

Dalam hal itu, belum ada agenda untuk menggantikan Edy Rahmayadi pada Kongres PSSI yang akan digelar pada 20 Januari 2019 nanti.

“PSSI akan membuat edaran tanggal kongres pada 20 Januari 2019. Empat pekan menjelang kongres, kami akan terbitkan undangan sekaligus tempatnya,” kata Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono.

“Menjelang itu, Komite Exco PSSI akan menyetujui waktu menuju kongres. Minggu kedua Desember akan ada rapat koordinasi kepentingan PSSI agar program tahun depan benar-benar komprehensif dan bisa mengakomodir gagasan kami. Itu agendanya,” kata pria yang akrab disapa Jokdri.

Joko menambahkan Komite Exco PSSI langsung mengagendakan rapat untuk evaluasi kegagalan timnas Indonesia di Piala AFF 2018. Dalam waktu dekat, Joko berjanji akan menyampaikan hasil rapat tersebut termasuk persiapan agenda timnas Indonesia di 2019.

Joko Driyono
Joko Driyono (SUPER BALL/FERI SETIAWAN)

“Termasuk menjadi refrensi penyusunan program PSSI 2019 khususnya event-event tahun depan seperti SEA Games, Kualifikasi Piala Asia U-23, Piala AFF U-22, dan seterusnya. Itu akan kami putuskan dengan basis hasil evaluasi termasuk hasil AFF sekarang,” kata Joko.

Sebelumnya, masyarakat pecinta sepak bola Tanah Air sangat kecewa dengan Edy Rahmayadi. Mereka meminta Edy Rahmayadi mundur dari kursi Ketua Umum PSSI.

Masyarakat menilai kegagalan timnas Indonesia di Piala AFF 2018 tak lepas dari kesalahan Edy. Rangkap jabatan yang saat ini dipegang Edy dinilai membuat ia tidak fokus mengurusi sepak bola Indonesia secara keseluruhan.

Selain menjabat sebagai Ketum PSSI, Edy saat ini menjadi Gubernur Sumatera Utara. Mantan Pangkostrad TNI Angkatan Darat itu akan menjabat sebagai Ketum PSSI sampai 2020. 

Mendagri Sebut Tak Ada Larangan 

Rangkap jabatan yang dilakukan Edy Rahmayadi ikut dijawab Mendagri Tjahjo Kumolo. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved