Daftar 22 Suporter Tewas dan Edy Rahmayadi yang Tetap Jadi Ketua Umum PSSI hingga 2020
Save Our Soccer (SOS), lembaga swadaya yang mengamati isu sepak bola nasional, mencatat sebanyak 22 suporter meninggal sejak Edy Rahmayadi menjabat.
Penulis: tribunkaltim |
Dalam pandangan Tjahjo Kumolo, tak masalah seorang kepala daerah rangkap jabatan asal tidak menganggu tugasnya.
"Diaturan Kemendagri enggak ada yah (larangan kepala daerah rangkap jabatan)," ujarnya di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (25/9/2018).
"Saya kira mau merangkap rangkap di mana, sepanjang fungsi sosial dan tugasnya (tak terganggu), enggak ada masalah menurut saya ya," sambung dia.
Tjahjo menuturkan tak ada aturan pemerintahan soal rangkap jabatan kepala daerah. Namun, Kemendagri akan mengecek kembali regulasi lain seperti undang-undang olahraga.
"Dalam pemerintahan enggak ada, hanya sekedar dibatasi aja. Saya kira enggak ada masalah," katanya.
22 Suporter Tewas
Dilansir Kompas.com, Save Our Soccer (SOS), lembaga swadaya yang mengamati isu sepak bola nasional, mencatat sebanyak 22 suporter meninggal sejak Edy Rahmayadi menjabat ketua umum PSSI pada 10 November 2016.
Kendati demikian, dari jumlah 22 orang korban jiwa itu, 9 di antanya terjadi akibat kecelakaan lalu lintas. Adapun korban meninggal akibat pengeroyokan berjumlah tujuh orang.
Bukan Hanya Haringga Sirilla, Ini Daftar 76 Suporter Tewas sejak Tahun 1994
Berikut adalah daftar suporter yang tewas pada era kepemimpinan Edy Rahmayadi dari data SOS:
1. Ferdian Fikri, 14 (Viola, suporter Persita)
Kejadian: 26/3/2017
Penyebab: Tusukan benda tajam
2. Agus Sulistyo, 19 (Brajamusti, PSIM)
Kejadian: 18/5/2017 (PSIM Vs Persebaya Surabaya)
Penyebab: Jatuh dari tribune
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/edy-rahmayadi_20180925_224859.jpg)