Selain Maramis, 6 Tokoh Indonesia Ini Juga Pernah Jadi Google Doodle, Ada Penulis hingga Koreografer
Google Doodle merupakan upaya Google untuk menghormati dan memberi penghargaan bagi orang-orang yang memiliki kontribusi bagi dunia.
Peninggalan beliau adalah Sekolah Isteri Pedopa.
Dewi Sartika lahir si Sunda 4 Desember 1884 dan meninggal di Cineam, Tasikmalaya 11 September 1947 pada usia 62 tahun.
3. RA Kartini
Setiap kali merayakan "Hari Kartini", Google pun turut serta memperingatinya.
Google Doodle menampilkan sosok RA Kartini dengan nuansa etnik.
RA Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi.
Baliau dikenal dengan bukunya berjudul "Habis Gelap Terbitlah Terang".
Jadi Google Doodle Hari Ini, Inilah Sosok Pahlawan Maria Walanda Maramis
Inilah 5 Tokoh Indonesia Paling Dicari di Google Tahun 2017, Nomor 1 & 2 Kasusnya Belum Tuntas!
4. Ki Hajar Dewantara
Ki Hajar Dewantara, lahir di Yogyakarta 2 Mei 1889, merupakan Bapak Pendidikan Indonesia.
Salah satu dedikasinya untuk pendidikan pribumi Indonesia diwujudkannya dengan mendirikan Perguruan Taman Siswa.
Beliau dikukuhkan sebagai pahlawan nasional yang ke-2 oleh Presiden Soekarno pad 28 November 1959.
Dilansir dari Tribun Timur, Ki Hajar Dewantara menjadi Gogle Doodle pada 2 Mei 2015 bertepatan dengan hari pendidikan, dan hari ulang tahunnya yang ke-126 Ki Hajar Dewantara.
5. Pramoedya Ananta Toer
Pramoedya Ananta Toer menjadi Google Doodle pada Senin (6/2/2017) dilansir dari Tribun Timur.
Bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-92.
Pram adalah seorang penulis "Tetralogi Buru", karyanya itu telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 41 bahasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/maria-walanda-maramis.jpg)